Kupang – Jenazah Uskup Emeritus Monsinyur (Mgr) Anton Pain Ratu SVD, akan dimakamkan di dalam area Gereja Katedral St. Maria Immaculata Atambua.
Proses pemakaman akan berlangsung pada Selasa 9 Januari 2024, pukul 10.00 WITA yang dipimpin Uskup Atambua saat ini, Mgr Dominikus Saku.
Baca juga : Warisan Uskup Anton Pain Ratu SVD tentang Manusia, Adat, dan Iman
Jenazah Uskup Atambua yang kedua ini nantinya dimakamkan bersebelahan dengan makam Uskup Atambua yang pertama, Mgr Theodorus Sulama.
Mgr Theodorus merupakan imam asal Belanda yang wafat 7 Mei 1991 di Indonesia pada usia 82 tahun. Ia menyerahkan jabatan Uskup Keuskupan Atambua kepada Mgr. Anton Pain Ratu pada 9 Mei 1984.
Baca juga : Sejarah Gereja Katedral di Kupang yang Diresmikan Jokowi
Mgr Anton Pain Ratu SVD menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Atambua, 6 Januari 2024, pukul 10.15 WITA
Jenazahnya disemayamkan di Katedral Atambua, Senin sore 8 Januari 2024 dan malamnya jam 19.00 WITA digelar Misa Requiem. Misa dipimpin Mgr Petrus Turang selaku Uskup Keuskupan Agung Kupang.
Umat Katolik tampak memenuhi gereja malam itu untuk mendoakan juga menghormati Mgr Anton Pain Ratu SVD yang berpulang di usia 95 tahun.
Baca juga : Uskup Anton Pain Ratu Sudah Tentukan Makamnya 33 Tahun Lalu
Uskup yang dikenal sebagai uskup tertua di Indonesia ini memiliki motto tahbisan Sungguh Aku datang.
Ia juga yang menyerukan penghentian kekerasan dan pengrusakan masyarakat Atambua yang protes soal eksekusi mati Fabianus Tibo, Marinus Riwu, dan Dominggus da Silva atas kerusuhan Poso pada 22 September 2006 lalu. (Frater Yeremias Arimatea Tnomel)



