Denpasar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menawarkan kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan dengan Timor Leste. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri peresmian gedung baru Konsulat Jenderal (Konjen) Timor Leste di Jalan Tukad Mas I Nomor 4, Renon, Denpasar.
“Peluang kerja sama bidang kesehatan dan pendidikan juga terbuka lebar, yang kami harapkan dapat terbangun ke depannya,” ujar Indra melalui keterangan resmi, Minggu (21/1/2024).
Dikatakan, Bali juga memiliki universitas atau perguruan tinggi yang memiliki kredibilitas baik, serta layanan kesehatan beberapa rumah sakit yang memiliki fasilitas sangat baik serta bertaraf internasional. Tentu wisata merupakan unggulan yang ditawarkan Bali.
Baca : ATSEA Gagas Program Kakap Merah di Laut Arafura dan Laut Timor
Selain itu, katanya, Bali juga memiliki potensi perkebunan, pertanian, peternakan dan perikanan, untuk dijadikan peluang impor bagi para pengusaha di Timor Leste. “Ini dapat menjadi peluang bagi pengusaha di Timor Leste untuk mengambil produk Bali yang berlimpah guna dipasarkan di Timor Leste,” sebutnya.
Baca : Sampah, Stunting NTT, dan Diplomasi Laut (Bagian Kedua dari Tiga Tulisan)
Sementara itu, Konjen Timor Leste Aleixo da Silva berharap adanya kerja sama yang semakin baik ke depan bersama Pemprov Bali. Ia mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Indonesia khususnya Pemprov Bali selama ini kepada Timor Leste.
Acara peresmian gedung tersebut juga dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao untuk penandatanganan prasasti. [Anto]




