• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Puskesmas Oebobo Tutup Tanpa Izin Kepala Dinkes

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Alasan Melayat, Puskesmas Oebobo Tutup Total

Pengumuman penutupan Puskesmas Oebobo di tempel di pagar puskemas. (Putra Bali Mula - KatongNTT)

0
SHARES
106
VIEWS

Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang tak mendapat pemberitahuan adanya penutupan Puskesmas Oebobo.

Penutupan layanan kesehatan di Puskesmas Oebobo pada 14 Mei 2024 ini dengan alasan para pegawai melayat ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk pemakaman salah satu staf aktif.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Alasan itu disampaikan dalam pengumuman yang ditempelkan di pagar puskemas. Kepala Puskesmas (Kapus) Oebobo, Maria Kurniawati Mari menandatangani pengumuman ini.

Baca juga: Alasan Melayat, Puskesmas Oebobo Tutup Total

Pengumuman itu berbunyi layanan Puskemas Oebobo tutup karena adanya upacara pemakaman secara kedinasan staf mereka. Kapus Oebobo juga mengarahkan masyarakat atau pasien untuk pergi ke layanan puskemas lainnya.

Kepala Dinkes Kota Kupang, drg. Retnowati, mengaku penutupan layanan Puskesmas Oebobo ini tanpa seizinnya.

“Penutupan layanan di Puskesmas Oebobo tidak ada ijin dari saya,” jawabnya melalui pesan singkat, Selasa 14 Mei 2024.

Baca juga: Tekan Angka Bunuh Diri di NTT, Psikolog di Tiap Puskesmas Jadi Kebutuhan

Retno sendiri sudah melapor penutupan layanan yang dilakukan Kepala Puskesmas Oebobo kepada Penjabat Wali Kota Kupang.

Kepala Ombudsman NTT, Darius Beda Daton, juga telah mendapat informasi bahwa Pemkot Kupang nantinya akan memeriksa Puskemas Oebobo.

“Saya dapat informasi dari Pemkot Kupang juga bahwa itu sudah sampai ke Pak Plt Sekda juga. Kita lihat itu apakah masuk pelanggaran disiplin atau tidak,” sambung Darius.

Baca juga: Kematian Ibu dan Bayi, Ombudsman Minta Klarifikasi RSUD Larantuka

Pemkot Kupang, lanjut Darius, yang nantinya akan membuat keputusan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin ini.

“Nantinya itu kewenangan Pemkot. Apakah ini pengabaian terhadap kewajibannya untuk melayani pasiennya ya nanti itu keputusan oleh Pemkot yang melihat itu,” tandasnya. ***

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati