• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Warga Sikka Meninggal Usai Dideportasi dari Malaysia

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ririen Antonius, warga asal Kabupaten Sikka, NTT berada di RSUD Nunukan setelah dideportasi dari Malaysia. Ririen meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan (ist)

Ririen Antonius, warga asal Kabupaten Sikka, NTT berada di RSUD Nunukan setelah dideportasi dari Malaysia. Ririen meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan (ist)

0
SHARES
227
VIEWS

Kupang – Seorang warga asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Korban diketahui bernama Ririen Antonius itu meninggal dunia usai dideportasi dari Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Berdasarkan surat perjalanan laksana paspor, tercatat alamat Ririen dari Desa Maluriwu, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka. Informasi dari Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB), Ririen dibawa ke RSUD Nunukan setelah tiba di rumah susun yang dijadikan tempat penampungan sementara bagi pekerja migran yang dideportasi.

BacaJuga

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Septiani Rohi.

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Rohi Janggal

30 September 2026
Almarhum PMI asal Kota Kupang, Chaterine Septiani Rohi (Dok.KatongNTT)

Demi Bertemu Ibu, Chaterina Lari dari Semau ke Malaysia, Ajal Menjemput Saat Berniat Pulang

9 September 2026

Ririen dideportasi dari Malaysia bersama 231 pekerja migran yang dideportasi dari Kota Kinabalu. Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara melaporkan, pekerja migran yang dideportasi sebanyak 343 orang. Mereka dideportasi dari Kota Tawau dan Kinabalu.

Baca juga: Padma Usul Payung Hukum Aturan Pinjaman Uang Tanpa Agunan ke Pekerja Migran

Ririen dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (14/10/2022) pukul 04.37 WITA. Dalam laporannya, BP3MI Kalimantan Utara belum menjelaskan penyebab kematian Ririen dan masih menunggu penjelasan dari pihak rumah sakit.

Para pekerja migran itu tiba di pelabuhan Tunon Taka, Nunukan pada Kamis (13)10/2022). Dari pelabuhan mereka diantar ke rumah susun sebagai tempat penginapan sementara.

Informasi yang diterima KatongNTT, jenazah almarhum Ririen, warga asal Kabupaten Sikka itu akan dikebumikan di pekuburan Nunukan. Keputusan itu diambil setelah ada musyawarah dengan keluarga dekat almarhum dan Perkumpulan Keluarga Besar NTT.*****

Baca juga: Keluarga Minta Jenazah PMI Asal NTT Dipulangkan

Tags: #beritantt#deportasi#Malaysia#Pekerjamigran#Pekerjamigranindonesia#wargasikka
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Septiani Rohi.

Laporan Kematian PMI NTT Chatrine Rohi Janggal

by Rita Hasugian
30 September 2026
0

KatongNTT-  Beberapa kejanggalan ditemukan dalam surat  kematian pekerja migran Indonesia (PMI) Chatrine Septiani Rohi di Malaysia pada 29 Juli 2026....

Almarhum PMI asal Kota Kupang, Chaterine Septiani Rohi (Dok.KatongNTT)

Demi Bertemu Ibu, Chaterina Lari dari Semau ke Malaysia, Ajal Menjemput Saat Berniat Pulang

by Rita Hasugian
9 September 2026
0

KatongNTT- Chaterine Septiani Rohi sudah bertekad pulang setelah 12 tahun tinggal di Malaysia. Dia menuruti permintaan ibu kandungnya, Maria Magdalena...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati