• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis Industri Pariwisata

Status Internasional Bandara El Tari Kupang Bakal Dipangkas? Ini Dampaknya

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Industri Pariwisata
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bandar Udara El Tari Kupang (Ruth-KatongNTT)

Bandar Udara El Tari Kupang (Ruth-KatongNTT)

0
SHARES
203
VIEWS

Kupang – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir secara terbuka menyampaikan rencana pemerintah untuk memangkas jumlah bandara internasional. Sehinga nantinya hanya sekitar 15 bandara dari 32 bandara internasional.

Bandara El Tari Kupang merupakan bandara internasional di Indonesia. Meskipun pemerintah belum memberikan kepastian mengenai pemangkasan ini, namun untung dan rugi bila Bandara El Tari Kupang tak lagi berstatus internasional sudah dapat ditakar.

BacaJuga

Komodo adalah salah satu ikon dalam logo Provinsi NTT yang terbentuk tahun 1958. DPR baru saja mensahkan UU Provinsi NTT bersama empat Provinsi lain (KSDAE-Kementerian Lingkungan Hidup)

J Trust Bank, TATA dan IHG Bangun Crowne Plaza Labuan Bajo

17 Oktober 2023
Suasana di satu sudut kawasan wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat awal Maret 2023. (Rita Hasugian-KatongNTT.com)

Ironi di Labuan Bajo: Investor Luar Menikmati, Masyarakat NTT Nyaris Tak Punya Peran

24 Maret 2023

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) berpendapat bila Bandara El Tari Kupang tidak lagi berstatus internasional, maka rencana pemerintah pusat ini akan sangat bersinggungan dengan rencana pemerintah NTT.

Pemerintah Pronvisi NTT sedang berupaya menghidupkan rute khusus Kupang (Indonesia) – Dili (Timor Leste) – Darwin (Australia).

Baca juga:Bau Monopoli Maskapai di NTT, Ini Respons ASITA

Ketua ASITA NTT, Abed Frans mengatakan, semua penerbangan internasional bakal dengan sendirinya tidak lagi melalui Kupang bila itu terjadi.  Begitu juga  penerbangan internasional seperti yang direncanakan pemerintah NTT otomatis tak bisa diwujudkan.

“Dan jika sudah tidak menyandang status sebagai bandara internasional, maka pastinya kita tidak usah lagi bermimpi satu saat ada penerbangan internasional masuk ke Kupang,” kata Abed,  Kamis 2 Februari 2023.

Ibarat gagal sebelum berhasil, lanjut Abed, bila akhirnya rencana pemangkasan status itu dialami Bandara El Tari Kupang. Peluang bisnis di tiga kota pada tiga negara yang saling berbatasan teritorial ini bisa lenyap.

“Iya, saya dengar memang masih ada upaya dari beberapa pihak untuk itu. Maka sangat disayangkan jadinya kalau nanti ternyata Bandara El Tari sudah bukan bandara internasional lagi,” ujarnya.

Sedangkan Dinas Perhubungan Provinsi NTT sebagai perwakilan pemerintah daerah berharap mimpi buruk tersebut tidak sampai  terjadi.

“Semoga tidak terjadi karena sangat merugikan,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka saat dihubungi Jumat, 3 Februari 2023.

Reencana membuka penerbangan Kupang – Dili – Darwin tentunya bakal batal bila status Bandara El Tari turun menjadi bandara domestik. Sementara sebelumnya pandemi Covid-19 juga sudah memberikan dampak terhadap penerbangan internasional Kupang – Dili.

Baca juga: KADIN NTT ke Dili Bahas Bebas Visa dan Buka Jalur Pelayaran Baru

“Kita lagi mengembangkan pariwisata di daerah sehingga kita butuh wisatawan mancanegara bisa langsung terbang dari negaranya di Australia (Darwin) atau Dili (Timor Leste) ke Kupang atau ke Labuan Bajo,” papar Isyak.

Dia berharap rencana pemangkasan status itu tidak termasuk Bandara Internasional El Tari Kupang karena letaknya yang amat strategis.

Pencabutan status itu pun akan berdampak pada pendapatan atau ekonomi daerah. Hal ini karena keuntungan Bandara El Tari Kupang sebagai bandara internasional adalah mendatangkan langsung wisatawan asing.

“Sudah tentu wisatawan mancanegara akan datang di Kupang, menginap, mencari kuliner, berbelanja barang-barang suvernir di UMKM. Ekonomi rakyat akan berkembang dan meningkat karena ada pembeli dari mancanegara,” tambah Isyak.

Sejauh ini pemerintah daerah juga turut mengembangkan berbagai moda transportasi publilk, baik darat dan laut. Hal ini  untuk melebarkan ruang ekonomi NTT dan Timor Leste.

“Kita kembangkan layanan bus antar lintas batas negara. Demikian juga halnya di laut dengan kapal cepat dan di udara untuk penerbangan segitiga Kupang – Dili – Darwin yang prosesnya sedang berjalan,” ungkap dia.

Ia menyebut pengembangan jalur internasional ini pun sempat tertunda sebab pandemi Covid-19. Ia berharap setelah pemerintah mencabut status pandemi menjadi endemi maka pembicaraan terkait rencana penerbangan segitiga itu dihidupkan kembali.

Humas Bandara El Tari Kupang, Devi Budihandayani, secara terpisah menyebut selama ini bandara dengan status internasional akan dilengkapi dengan fasilitas bea cukai, imigrasi, dan kekarantinaan.

Baca juga: Monopoli Maskapai Diduga Penyebab Tiket Pesawat ke NTT Mahal  

Fasilitas ini guna mendukung adanya operasi penerbangan internasional karena statusnya yang jelas berbeda dari bandara biasa.

“Sehingga dapat melayani penerbangan internasional menuju dan dari negara lain,” ungkap dia.

Kendati belum diketahui apakah Bandara El Tari Kupang akan dipangkas statusnya, tetapi PT Angkasa Pura sebagai pengelola akan mematuhi apapun hasil keputusan pemerintah.

“Terkait penetapan kebijakan hal tersebut, kami mematuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jawabnya.

Rencana pemangkasan ini pun sebetulnya disebut Erick Thohir dihasilkan bersama pihaknya dan Menteri Perhubungan RI. Rencana ini juga telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo pada rapat bersama 31 Januari 2023.

Melansir Antara, Erick menyebut rencana ini untuk menggeliatkan wisata dan mobilitas domestik ketimbang pergerakan dari dan keluar negeri.

“Jangan kita membuat pemborosan baru! Nanti lebih banyak orang Indonesia keluar negeri dibandingkan dalam negeri,” kata dia. (Putra Bali Mula)

Tags: #BandaraElTari#BandaraEltariKupang#DinasPerhubunganNTT#MenteriBUMN#NTT#PTAngkasaPura#RutePenerbangan
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Komodo adalah salah satu ikon dalam logo Provinsi NTT yang terbentuk tahun 1958. DPR baru saja mensahkan UU Provinsi NTT bersama empat Provinsi lain (KSDAE-Kementerian Lingkungan Hidup)

J Trust Bank, TATA dan IHG Bangun Crowne Plaza Labuan Bajo

by Tim Redaksi
17 Oktober 2023
0

Jakarta - MMS Land anak usaha MMS Group Indonesia mengadakan Partnership Agreement Signing proyek Crowne Plaza di Labuan Bajo, Nusa...

Suasana di satu sudut kawasan wisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat awal Maret 2023. (Rita Hasugian-KatongNTT.com)

Ironi di Labuan Bajo: Investor Luar Menikmati, Masyarakat NTT Nyaris Tak Punya Peran

by Rita Hasugian
24 Maret 2023
0

Peran pengusaha dan pemasok lokal di Labuan Bajo tidak berkembang besar kendati banyak investor masuk ke daerah itu.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati