• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Pemilik Ponsel Terbakar dalam Kabin Lion Air Diizinkan Lanjutkan Perjalanan

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana ruang tunggu penumpang di Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Suasana ruang tunggu penumpang di Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
70
VIEWS

Kupang – Pemilik telepon seluler (ponsel) yang terbakar dalam pesawat Lion Air rute Kupang – Surabaya tidak diamankan. Dia diizinkan melanjutkan perjalanannya.

Pemilik ponsel ini hanya dimintai keterangan oleh petugas atas insiden yang terjadi dalam kabin pesawat pada Minggu 26 Februari 2023 jam 06.30 WITA.

BacaJuga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026
Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

3 Juli 2026

Insiden tersebut mengakibatkan pilot Lion Air jenis Boeing 737-900ER dengan 163 penumpang dan 7 awak kabin ini menunda penerbangan.

Gusti Made Yudha selaku Airport Operation and Service Improvement Manager Bandara El Tari Kupang menjelaskan hal itu saat diwawancara pada Minggu 26 Februari 2023.

“Penumpang ini stand by saja, tidak diamankan, dan akan tetap mengikuti perjalanan udara selanjutnya. Jadi tidak diamankan tapi dimintai keterangan kepada yang bersangkutan terkait kronologi insiden tadi pagi,” kata Gusti di ruang tunggu Bandara El Tari Kupang.

Baca juga: Saksi Ungkap Insiden Ponsel Terbakar dalam Kabin Lion Air Rute Kupang – Surabaya

Penumpang lainnya yang mengalami insiden ini, lanjut Gusti, diarahkan untuk menunggu di ruang tunggu. Para penumpang akan mengikuti jadwal keberangkatan selanjutnya menggunakan pesawat lain yang disediakan Lion Air.

Menurut Gusti, kegiatan operasional di Bandara El Tari Kupang tetap berjalan dengan normal dan terkendali. Insiden tersebut, ujarnya, dapat ditangani dengan baik oleh petugas dan dari pihak maskapai.

“Telah dilakukan tindakan antisipatif dan kolektif oleh pihak maskapai. Yaitu Lion Air untuk mengatur dan mengakomodir penumpang untuk berangkat,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk tetap mematuhi operasional standar atau ketentuan yang ditetapkan oleh bandara untuk melakukan perjalanan udara.

Pesawat Lion Air dilihat dari ruang keberangkatan Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)
Pesawat Lion Air dilihat dari ruang keberangkatan Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula – KatongNTT.com)

 

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, sebelumnya mengatakan, investigasi insiden ponsel yang terbakar sudah dilakukan. Penumpang pemilik handphone juga telah diselidiki.

Baca juga: Bau Monopoli Maskapai di NTT, Ini Respons ASITA

Tim investigasi dari otoritas penerbangan sipil Indonesia dan Lion Air, kata Danang, yang melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti  insiden ini.

Saat ini, telepon seluler dalam tahap pemeriksaan oleh tim ahli untuk menentukan sesuai standar keamanan yang ditetapkan oleh regulator penerbangan.

Berdasarkan laporan awal, jelasnya, telepon seluler  penumpang yang duduk di nomor 9D mengeluarkan asap.

“Kemudian ponsel tersebut dilempar ke lantai kabin,” kata Danang.

Penumpang yang duduk di dekat jendela darurat bagian kiri (emergency exit window) membuka jendela darurat karena panik.

Setelah itu senior awak kabin segera menghubungi pilot untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan.

“Pilot menghentikan pergerakan pesawat dan memutuskan kembali ke area parkir pesawat pada posisi semula,” jelas Danang.

Setelahnya seluruh penumpang diarahkan turun dari pesawat dan kembali menuju ruang tunggu guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

Baca juga: Status Internasional Bandara El Tari Kupang Bakal Dipangkas? Ini Dampaknya

“Tidak ada korban luka dalam kejadian ini,” tambahnya.

Danang menerangkan pesawat dengan nomor terbang JT-693 ini membawa 163 penumpang. Dampak insiden ini membuat keberangkatan penerbangan rute Kupang ke Surabaya serta Surabaya tujuan Jakarta mengalami keterlambatan.

Pada pukul 06.15 WITA sesaat sebelum keberangkatan pun prosedur pemeriksaan telah dilakukan.

Pemeriksaan yang dilakukan adalah terkait fungsi sistem dan komponen pesawat oleh teknisi dan pilot. Petugas keamanan juga menangani dan memeriksa seluruh penumpang termasuk kargo dan barang bawaan. (Putra Bali Mula)

Tags: #BandaraEltariKupang#LionAir#Ponselterbakar#Surabaya
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
3 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati