• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Pemilik Ponsel Terbakar dalam Kabin Lion Air Diizinkan Lanjutkan Perjalanan

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana ruang tunggu penumpang di Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Suasana ruang tunggu penumpang di Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
66
VIEWS

Kupang – Pemilik telepon seluler (ponsel) yang terbakar dalam pesawat Lion Air rute Kupang – Surabaya tidak diamankan. Dia diizinkan melanjutkan perjalanannya.

Pemilik ponsel ini hanya dimintai keterangan oleh petugas atas insiden yang terjadi dalam kabin pesawat pada Minggu 26 Februari 2023 jam 06.30 WITA.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Insiden tersebut mengakibatkan pilot Lion Air jenis Boeing 737-900ER dengan 163 penumpang dan 7 awak kabin ini menunda penerbangan.

Gusti Made Yudha selaku Airport Operation and Service Improvement Manager Bandara El Tari Kupang menjelaskan hal itu saat diwawancara pada Minggu 26 Februari 2023.

“Penumpang ini stand by saja, tidak diamankan, dan akan tetap mengikuti perjalanan udara selanjutnya. Jadi tidak diamankan tapi dimintai keterangan kepada yang bersangkutan terkait kronologi insiden tadi pagi,” kata Gusti di ruang tunggu Bandara El Tari Kupang.

Baca juga: Saksi Ungkap Insiden Ponsel Terbakar dalam Kabin Lion Air Rute Kupang – Surabaya

Penumpang lainnya yang mengalami insiden ini, lanjut Gusti, diarahkan untuk menunggu di ruang tunggu. Para penumpang akan mengikuti jadwal keberangkatan selanjutnya menggunakan pesawat lain yang disediakan Lion Air.

Menurut Gusti, kegiatan operasional di Bandara El Tari Kupang tetap berjalan dengan normal dan terkendali. Insiden tersebut, ujarnya, dapat ditangani dengan baik oleh petugas dan dari pihak maskapai.

“Telah dilakukan tindakan antisipatif dan kolektif oleh pihak maskapai. Yaitu Lion Air untuk mengatur dan mengakomodir penumpang untuk berangkat,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk tetap mematuhi operasional standar atau ketentuan yang ditetapkan oleh bandara untuk melakukan perjalanan udara.

Pesawat Lion Air dilihat dari ruang keberangkatan Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)
Pesawat Lion Air dilihat dari ruang keberangkatan Bandara El Tari Kupang. (Putra Bali Mula – KatongNTT.com)

 

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, sebelumnya mengatakan, investigasi insiden ponsel yang terbakar sudah dilakukan. Penumpang pemilik handphone juga telah diselidiki.

Baca juga: Bau Monopoli Maskapai di NTT, Ini Respons ASITA

Tim investigasi dari otoritas penerbangan sipil Indonesia dan Lion Air, kata Danang, yang melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti  insiden ini.

Saat ini, telepon seluler dalam tahap pemeriksaan oleh tim ahli untuk menentukan sesuai standar keamanan yang ditetapkan oleh regulator penerbangan.

Berdasarkan laporan awal, jelasnya, telepon seluler  penumpang yang duduk di nomor 9D mengeluarkan asap.

“Kemudian ponsel tersebut dilempar ke lantai kabin,” kata Danang.

Penumpang yang duduk di dekat jendela darurat bagian kiri (emergency exit window) membuka jendela darurat karena panik.

Setelah itu senior awak kabin segera menghubungi pilot untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan.

“Pilot menghentikan pergerakan pesawat dan memutuskan kembali ke area parkir pesawat pada posisi semula,” jelas Danang.

Setelahnya seluruh penumpang diarahkan turun dari pesawat dan kembali menuju ruang tunggu guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

Baca juga: Status Internasional Bandara El Tari Kupang Bakal Dipangkas? Ini Dampaknya

“Tidak ada korban luka dalam kejadian ini,” tambahnya.

Danang menerangkan pesawat dengan nomor terbang JT-693 ini membawa 163 penumpang. Dampak insiden ini membuat keberangkatan penerbangan rute Kupang ke Surabaya serta Surabaya tujuan Jakarta mengalami keterlambatan.

Pada pukul 06.15 WITA sesaat sebelum keberangkatan pun prosedur pemeriksaan telah dilakukan.

Pemeriksaan yang dilakukan adalah terkait fungsi sistem dan komponen pesawat oleh teknisi dan pilot. Petugas keamanan juga menangani dan memeriksa seluruh penumpang termasuk kargo dan barang bawaan. (Putra Bali Mula)

Tags: #BandaraEltariKupang#LionAir#Ponselterbakar#Surabaya
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati