• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Anak-anak Jadi Korban Jiwa Terbanyak Serangan Rabies di Flores dan Lembata

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Anak-anak Jadi Korban Jiwa Terbanyak Serangan Rabies di Flores dan Lembata

Ilustrasi anjing menjadi hewan paling banyak menyerang anak. (Pixabay)

0
SHARES
7
VIEWS

Kupang – Sudah 14 orang meninggal akibat terinfeksi atau digigit anjing rabies sepanjang 2022 hingga Mei 2023.

Sebanyak 50 persen dari 14 korban yang meninggal adalah anak-anak. Mereka tinggal di Pulau Flores dan Lembata.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Pulau Flores dan Lembata sejak 1997 merupakan Zona Karantina Rabies. Sedangkan Pulau Timor terdapat kasus rabies baru pada 2023.

Baca juga : Nihil Anggaran, Vaksin Rabies di NTT Kosong Saat Kasus Meningkat

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Dinas Peternakan NTT, Melky Angsar, menyampaikan ini Jumat, 2 Juni 2023.

Ada 9 orang total keseluruhan korban jiwa yang disebabkan rabies pada 2022. Sebaran wilayahnya di Manggarai, Manggarai Barat, Nagekeo, Ende. Masing- masing kabupaten itu ditemukan 1 kasus kematian. Ada 5 kasus kematian juga di Flores Timur.

Baca juga : Bahaya Rabies, Ikuti Langkah Ini Untuk Mencegah Terinfeksi

Untuk Januari hingga Mei 2023 ada 5 orang yang meninggal yaitu di Manggarai 1 orang, Manggarai Timur 1 orang, Ende 1 orang, Sikka 1 orang, dan di Pulau Timor 1 orang.

“Kebanyakan anak kecil yang meninggal akibat rabies. Manggarai Timur yang kasus terakhir itu anak kecil juga. Mereka kan paling dekat atau suka sekali main atau nakal dengan anjing mereka kan. Mereka rentan,” ucap Melky.

Baca juga : Terdeteksi 12.576 Kasus, Dua Kabupaten di NTT Berstatus KLB Rabies

Anak-anak juga menjadi korban terbanyak serangan anjing rabies di Kabupaten TTS sejak April 2023 berdasarkan data Dinas Kesehatan TTS hingga 4 Juni 2023.

Ini merupakan kasus rabies pertama kalinya di Pulau Timor dengan total total 146 kasus gigitan anjing rabies. 71 anak di antaranya menjadi korban yaitu 25 bayi di bawah lima tahun (balita) dan 46 anak usia sekolah.

Baca juga : Pengadaan Vaksin Rabies di NTT Masih Bukan Prioritas

Sedangkan usia produktif yang menjadi korban sebanyak 59 orang dan 16 orang lansia. Ada 1 orang berusia 45 tahun asal Desa Fenun dinyatakan meninggal pada Mei lalu.

Dalam laporan Dinas Kesehatan Kabupaten TTS tercatat sudah 48 desa di 16 kecamatan terpapar rabies dari total 32 kecamatan di kabupaten itu. ****

Tags: #anakkorbanjiwarabies#anjingrabies#korbangigitananjingrabiesmeninggal#korbanrabiesmeninggaldunia#Rabies#VaksinRabies
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati