• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Balita di Semau Keracunan Minuman Kemasan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 1 min read
A A
0
Balita di Semau Keracunan Minuman Kemasan

Tim Reskrimsus Polda NTT melakukan pemeriksaan kasus keracunan. (Polres Kupang)

0
SHARES
33
VIEWS

Kupang – Anak-anak di Desa Akle, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, keracunan minuman kemasan bernama Crazy Fun. Jumlah korbannya 12 anak yang mana 8 di antaranya adalah balita.

Tim Reskrimsus Polda NTT telah memeriksa kasus tersebut. Data menyebut seorang korban berusia 1 tahun, 4 anak berusia 3 tahun, 1 anak berusia 4 tahun, 2 anak berusia 5 tahun, seorang anak berusia 8 tahun, 2 anak berusia 10 tahun dan seorang anak lagi yang berusia 12 tahun.

BacaJuga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

15 Agustus 2026
Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026

Satu dus minuman Crazy Fun dari kios milik Intan Laode di Dusun V, Desa Akle, Kecamatan Semau Selatan juga telah dijadikan barang bukti atas kasus ini.

Baca juga: Ibu-Ibu Poco Leok Tolak Proyek Geotermal: Kami Berjuang Sampai Tuntas

Ibu rumah tangga ini mengaku kepada polisi telah menjual minuman tersebut sebulan terakhir. Ia membelinya dari Alfred Poto dari Desa Uitiuhana, Kecamatan Semau Selatan. Pengadaan minuman ini sudah tiga kali ia lakukan.

Tim Reskrimsus Polda NTT yang dipimpin Aipda Oktovianus Satriady, menerangkan kasus ini terjadi 27 Juli lalu dan telah didalami lagi.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata S.I.K, M.H melalui Kapolsek Semau Iptu Nanang Sudiro turut membenarkan kasus ini.

Baca juga: Caleg Miskin Gagasan Andalkan Politik Uang

Awalnya, kata dia, para korban membeli minuman ini di kios Intan Laode kemudian mereka muntah-muntah setelah meminumnya. Gejala yang dialami seperti diare dan penurunan kesadaran.

Kemudian anak-anak ini dilarikan ke Puskesmas Akle pukul 09.00 Wita dan setelah membaik pada 13.00 Wita. Petugas medis pun membolehkan mereka pulang.

“Pemeriksaan terhadap para korban sudah dilakukan dan barang bukti sudah disita. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam mengonsumsi produk minuman dan memastikan keamanannya sebelum dikonsumsi, terutama oleh anak-anak,” ungkap Nanang.

Sementara Balai POM Kupang yang dikonfirmasi 2 Agustus ini telah mengetahui kasus yang terjadi di Pulau Semau ini. BPOM Kupang juga masih memeriksa temuan tersebut. ***

Tags: #Anak#AnakSemauKeracunan#Balita#keracunan#PolresKupang#Semau
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

by Rita Hasugian
15 Agustus 2026
0

“Kami ndak beli bahan makanan. Hasil ladang ini cukup untuk setahun,” kata Suwandang (51). Akhir Juni lalu, rumahnya ramai. Warga...

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati