• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

BUBK Kebumen Raih Penghargaan, Tambak Udang Sumba Timur Makin Kabur

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Denah Tambak Udang Modern di Sumba Timur

Denah dan rencana tambak udang modern di Sumba Timur. (Ist)

0
SHARES
231
VIEWS

Jakarta – Proyek percontohan (modelling) tambak budi daya udang berbasis kawasan (BUBK) buatan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Kebumen, Jawa Tengah mendapat penghargaan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan tertulisnya mengatakan BUBK Kebumen dinilai sebagai langkah inovatif KKP dalam meningkatkan produksi udang nasional. Atas inovasi itu, KKP diganjar penghargaan kategori Excellent Award for Strategic Initiative.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Seperti diketahui, BUBK Kebumen adalah percontohan tambak udang modern terbesar yang pernah dibangun KKP dengan luas 100 hektare dan menjadi modelling tambak udang modern pertama di Indonesia. Di lokasi tersebut terdiri dari 149 petak tambak dengan infrastruktur utama, seperti water in take, tandon, petak pemeliharaan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), juga laboratorium uji kualitas air dan kesehatan ikan, gedung kantor, gudang pakan, sarana produksi, mess operator hingga bangunan pasca panen.

Baca : Lahan dan Dana Pinjaman Jadi Kendala Investasi Udang NTB, NTT Perlu Lebih Siap

Dirjen Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru Rahayu menyampaikan, BUBK Kebumen masih terus dikembangkan, sejauh ini budidaya vaname di BUBK Kebumen sudah memenuhi best practice dengan hasil mencapai 40 ton per hektare.

“BUBK adalah pemicu, dan harapan kami ini diduplikasi oleh pembudidaya ataupun pemerintah daerah sehingga target produksi udang nasional 2 juta ton pada tahun 2024 bisa kita capai,” ujarnya seperti ditulis Antara.

Lalu bagaimana kelanjutan tambak terintegrasi (integrated shrimp farming) di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur?

Baca : Menteri Trenggono Dorong Budidaya Udang Terintegrasi di Sumba Timur Jadi Kawasan Industri

Informasi yang diperoleh menyebutkan rencana tambak tersebut agak tersendat. Namun, hingga Jumat (8/9/2023), KatongNTT.com belum mendapatkan konfirmasi dari jajaran Ditjen Perikanan Budi Daya KKP. Belum lama ini, KatongNTT.com juga mendapat kabar dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT bahwa program tersebut langsung ditangani pemerintah pusat.

Baca : KKP Perlu Perjelas Sumber Dana Investasi Udang Rp 7,5 Triliun di Sumba Timur

Pada Maret lalu, pemerintah berencana membangun tambak budi daya udang berbasis kawasan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Rencana tambak terintegrasi seluas 1.800 hektare (ha) itu akan menyerap 5.000 tenaga kerja.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  saat meresmikan tambak budi daya udang berbasis kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah (Jateng).

“Sebentar lagi kita akan mulai lagi 1.800 hektare di Waingapu, NTT. Ini desain perencanaan sudah selesai,” kata Jokowi di Kebumen, Kamis (9/3/2023).

Dia mengatakan, tambak budi daya udang di Waingapu rencananya akan mencontoh yang sudah ada di Kebumen.  “Ini di-copy dibuat di sana (Waingapu, Red). Kita harapkan itu akan menjadi sebuah kawasan yang terintegrasi, ada tambak udangnya, ada industri pakannya, ada industri untuk turunan dari udang-udang yang dipanen,” paparnya.

Baca : Butuh 5.000 Karyawan, Jokowi Sebut Desain Tambak Udang Sumba Timur Selesai

Terkait pengembangan udang di Sumba Timur, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, sudah mengunjungi kawasan tersebut pada Minggu (22/1/2023) lalu. Pembangunan tambak udang modern di wilayah tersebut untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan serta menghadirkan distribusi ekonomi di wilayah timur Indonesia.

“Tenaga kerja yang dibutuhkan bisa mencapai 5.000 orang. Untuk tenaga kerja, mutlak dan harus mengutamakan tenaga kerja lokal,” ujarnya Trenggono saat itu.

Informasi yang diperoleh KatongNTT.com menyebutkan beberapa investor mulai tertarik atas potensi udang tersebut, mulai dari China, Taiwan, Inggris, dan Belanda. Salah satu investor dikabarkan sudah melakukan survey awal potensi udang di NTT, yakni Evergreen Feed. Perusahaan tersebut merupakan salah satu produsen pakan ikan yang berbasis di Jawa Timur. [Anto]

Tags: #Kebumen#Sumba Timur#Tambak#UdangKatong
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati