• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Demak Promosi Varietas Baru, Sorgum di Sumba Timur Masih Rencana

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Demak Promosi Varietas Baru, Sorgum di Sumba Timur Masih Rencana

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama Bupati Sumba Timur Khristofel Praing saat panen raya sorgum di Waingapu, NTT, Rabu (12/4/2023) lalu (Dok KSP)

0
SHARES
87
VIEWS

Demak – Sorgum menjadi salah satu komoditas pertanian yang dikembangkan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kementerian Pertanian memberikan sertifikat tanda daftar varietas lokal dengan nama sorgum Eistimewa dengan produktivitas mencapai 10 ton per hektare (ha).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan dalam keterangannya mengatakan dengan diterimanya sertifikat tanda daftar varietas tanaman untuk varietas lokal itu maka bibit sorgum sudah bisa diperbanyak. Nantinya, kelompok tani bisa memperbanyak bibit tanaman sorgum untuk diperjualbelikan dengan label varietas Eistimewa.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Baca : Optimalkan Singkong, NTT Bisa Kurangi Ketergantungan Beras dari Luar

Dikatakan, varietas baru diharapkan memotivasi petani menanam komoditas itu sebagai bahan pangan alternatif gandum. Apalagi, produktivitasnya bisa mencapai 10 ton per ha, dari sebelumnya hanya 4 ton per ha.

Bupati Demak dr Eisti’anah menambahkan penentuan varietas Eistimewa tersebut juga telah menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). “Saya berharap, masyarakat luas dapat lebih mengenal sorgum dan memanfaatkan sebagai bahan pangan alternatif,” ujarnya, pekan lalu.

Di Nusa Tenggara Timur (NTT), sorgum juga sudah dipromosikan sejak satu dekade silam. Catatan KatongNTT.com menyebutkan ada sejumlah program pengembangan sorgum yang dilakukan pemerintah pusat, badan usaha milik negara (BUMN), swasta hingga kelompok masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Baca : Kementan Lirik 34.500 Hektare Lahan di NTT Untuk Sorgum

Puncaknya, pada Kamis (02/06/2022) lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan penanaman bibit dan meninjau panen sorgum di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Hampir setahun setelah Jokowi panen, tepatnya pada April 2023, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko berkunjung ke Sumba Timur untuk panen raya sorgum 50 ha di Waingapu, NTT.

Saat itu, Moeldoko berjanji mengembangkan sorgum pada tahun 2023 dengan luasan 400 ha. Namun, setelah panen raya sorgum seluas 50 ha yang dikelola PT Sorgum Moelti Agriculture tersebut, belum ada kelanjutan lagi.

Padahal, katanya, pemerintah juga telah menyusun roadmap pengembangan sorgum di NTT. Tahap awal, dengan mempersiapkan lahan seluas 15.000 ha. Tahap kedua, 50.000 ha, dan tahap ketiga ditargetkan mencapai 200.000 ha.

Baca : Keamanan Digital di Kalangan Orang Muda di NTT

“Selain lahan, pemerintah juga sekarang sedang menyiapkan pembibitan atau benih sorgum nasional di Waingapu. Jadi empat puluh lima persen dari hasil panen sorgum digunakan untuk benih dan ditanam kembali,” jelasnya seperti ditulis dalam laman https://www.ksp.go.id.

Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait tindak lanjut pengembangan sorgum tersebut. Informasi yang diperoleh menyebutkan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berencana mengembangkan sorgum dengan luas 3.000 ha. Rencana luasan untuk 2024 tersebut sepertinya menghadapi sejumlah tantangan karena target 2024 seluas 400 ha saja belum jelas.[Anto]

Tags: #Sumba TimurDemakSorgum
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati