• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Banyak Desa di 3 Kabupaten Ini Belum Dialiri Listrik

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
General Manager Unit Induk Wilayah (UIW) PLN NTT Fintje Lumembang usai rapat dengan Komisi IV DPRD NTT (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

General Manager Unit Induk Wilayah (UIW) PLN NTT Fintje Lumembang usai rapat dengan Komisi IV DPRD NTT (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
147
VIEWS

Kupang – Masih banyak desa di 3 kabupaten di Provinsi NTT ini belum dialiri listrik berdasarkan rasio desa berlistrik (RDB). General Manager Unit Induk Wilayah (UIW) PLN NTT, Fintje Lumembang, menyebut 3 kabupaten itu ialah Timor Tengah Selatan (TTS), Sumba Barat Daya, dan Manggarai Timur.

Ketiga kabupaten ini memiliki rasio RDB rendah dibandingkan wilayah lain di NTT.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

“Ada beberapa kabupaten yang rasio desa berlistriknya itu masih rendah. Kita upayakan untuk menjadi prioritas kita. Daerah yang masih rendah di TTS (Timor Tengah Selatan), Sumba Barat Daya, kemudian Manggarai Timur,” kata Fintje pada Senin 6 Februari 2023.

Fintje yang saat ditemui usai rapat dengan Komisi IV DPRD NTT menyebut 3 kabupaten dengan RDB rendah ini nantinya menjadi prioritas PLN.  Menurut dia, dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai pembukaan jaringan baru sehingga pihaknya meminta dukungan daerah.

Baca juga: 300 Desa di NTT Belum Dialiri Listrik PLN

Jaringan baru yang akan dibuka ini akan mencakup 196 desa dengan 154 dusun. Lokasinya meliputi seluruh desa di berbagai kabupaten di NTT yang belum berlistrik.

Sementara untuk rasio elektrifikasi (RE) di NTT sampai dengan Desember 2022 sudah 92,71 persen. PLN pada 2023 ini menargetkan rasio elektrifikasi di NTT meningkat menjadi 95,15 persen. PLN optimistik dengan target ini walaupun tantangannya semakin berat.

“Rasio elektrifikasi bagaimana kita meningkatkannya, juga melayani masyarakat yang sudah ada jaringan. Dan membangun jaringan atau menyiapkan supplai di daerah-daerah yang masih terisolir dan sulit dijangkau oleh jaringan PLN,” urai Fintje.

Secara umum, daerah-daerah yang belum berlistrik ini jangkauannya jauh dari lokasinya yang terdapat jaringan-jaringan eksisting.

“Kemudian secara geografis semakin berat nantinya untuk dilewati,” lanjutnya.

Baca juga: PLN Bangun Anjungan Listrik Mandiri Pertama di NTT, Ini Manfaatnya

Banyaknya jaringan yang dibangun juga melewati kawasan hutan. Sehingga PLN perlu bersinergi dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat karena adanya aturan-aturan pemanfaatan hutan.

“PLN harus koordinasi mengurus izin penarikan jaringan baru,” ujar Fintje.

Ia menyebut saat ini untuk izin melewati kawasan hutan paling banyak ditemui di daerah Flores. Untuk itu pihaknya berkoordinasi terkait percepatannya dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTT. Koordinasi ini meliputi izin upaya pengelolaan lingkungan.

“Disampaikan dinas tadi bisa dipercepat pengurusannya,” pungkas Fintje. (Putra Bali Mula)

Tags: #desa#KabupatenManggaraiTimur#KabupatenSumbaBaratDaya#Kabupatentts#PTPLN#RasioDesaBerlistrik#RasioElektrifikasi
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati