• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Di Usia ke 66, SD Katolik Wegoknatar Berubah Jadi SD Negeri

Rita Hasugian by Rita Hasugian
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Di Usia ke 66, SD Katolik Wegoknatar Berubah Jadi SD Negeri

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Sikka, NTT, Germanus Goleng menandatangani prasasti peralihan status SD Katolik Wegoknatar menjadi SD Negeri Wegoknatar pada Sabtu, 3 Agustus 2024. (Winsen/KatongNTT.com)

0
SHARES
63
VIEWS

Hewokloang – Kompleks SDK Wegoknatar di Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka tampak meriah pada Sabtu, 3 Agustus 2024. SD Wegoknatar mengadakan acara syukuran peralihan status dari SD Katolik menjadi SDN Wegoknatar sekaligus merayakan HUT sekolah ke 66.

Acara syukuran bertemakan “Bersyukur dalam Perubahan, Membangun Generasi Unggul Demi Menyonsong Masa Depan,  dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Sikka, Germanus Goleng. juga hadir di antaranya anggota DPRD Sikka Dapil II Yosep Don Bosco,  mantan wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, alumni SDK Wegoknatar, Wilhelmus Sirilus .

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Baca juga: Tangis Bocah SD Amarasi Ungkap Bejatnya Guru Pedofil

Acara ini diawali dengan pembukaan selubung prasasti dan penandatanganan prasasti oleh Germanus Goleng dan dilanjutkan dengan ibadat syukuran secara Katolik.

Kepala sekolah SDN Wegoknatar, Yohanes Lidi  dalam sambutannya menegaskan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan dukungan pemerintah dan orang tua murid.

“Kami berkomitmen agar ke depannya membawa SDN Wegoknatar menjadi lebih baik lagi. Tentunya kami mohon dukungan dari semua pihak, yaitu pemerintah dan juga orang tua murid,” kata Yohanes Lidi.

Baca juga: Guru Terbaik di Kupang Akan Mengajar di Lapas Anak

Wilhelmus Sirilus dalam sambutannya mengenang perjuangannya untuk menegerikan sekolah almamaternya. Menurutnya, kerja sama dengan pemerintah dan Dinas Pendidikan dan Olahraga  serta restu dari Yayasan Sanpukat memungkinkan peralihan status ini.

Ia berharap pemerintah terus memberikan perhatian bagi sekolah ini dan meminta anggota DPRD memprioritaskan anggaran untuk pendidikan.

Baca juga: Banyak Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Tidak Bersekolah, Pemerintah Lakukan Apa?

“Perjuangan untuk penegerian ini adalah proses yang panjang dan itu kami sudah lakukan. Kiranya ke depan akan membawa SDN Wegoknatar lebih baik lagi, mendidik anak-anak agar mempunyai karakter yang baik serta memiliki etika dan moral,” tegas Sirilus.

Germanus Goleng memberikan apresiasi  atas upaya pihak sekolah untuk memajukan pendidikan di SDN Wegoknatar.

“Kita bersyukur karena perubahan hidup di dunia ini kita cari melalui pendidikan. Kehadiran para alumni terbaik SDN Wegoknatar memberikan dukungan penuh untuk kemajuan sekolah ini,” ujarnya. (Winsen)

 

Tags: #Kabupatensikka#NTT#SDKWegoknatar#SDNWegoknatar#SekolahdiNTT
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati