• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Hilal Penentu Ramadhan Tidak Terpantau dari Pulau Timor

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tim BMKG dan Kemenag NTT memantau hilal penentu Ramadan di Kota Kupang, Selasa 22 Maret 2023. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Tim BMKG dan Kemenag NTT memantau hilal penentu Ramadan di Kota Kupang, Selasa 22 Maret 2023. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
13
VIEWS

Kupang – Hilal yang menandakan mulainya bulan Ramadhan dan puasa bagi umat Muslim tidak terpantau dari Pulau Timor.

Hilal tidak terpantau saat diamati oleh Tim Hilal Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika bersama Tim Hilal dan Arah Kiblat Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Pemantauan atau pelaksanaan Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1444 Hijriah ini berlangsung di rooftop Gedung Pelayanan BMKG NTT, Rabu 22 Maret 2023.

Pengamatan ini dilakukan setelah hujan reda hingga dengan waktu hilal terbenam pukul 18.25 WITA.

Baca juga: Menjelang Ramadan, KPPU Temui Harga Cabai di NTT Lampaui Beras Premium

Kepala Stasiun Geofisika Kupang BMKG Margiono menyampaikan hilal tidak terpantau karena terhalang kumpulan awan.

Kondisi awan tidak bergerak atau tidak hilang sama sekali dan menghalangi pengamatan yang dilakukan dari Kota Kupang sehingga hilal tidak nampak.

“Hilal tidak teramati pada 22 Maret 2023 ini karena adanya tutupan awan di bagian barat selama 30 menit 2 detik diamati,” jelas Margiono usai pengamatan tersebut dilakukan.

Margiono kepada media menyampaikan daerah pengamatan di Provinsi NTT bersama Kemenag ini dilakukan di tiga lokasi yaitu Pulau Timor, Alor dan Pulau Sumba.

“Untuk dua tempat lainnya belum ada laporannya, nanti terkumpulnya langsung ke pusat,” ujar dia.

Margiono juga mengatakan untuk pengamatan yang dilakukan di beberapa kali bulan Ramadhan dan Lebaran tidak terpantau adanya hilal. Faktor cuaca mempengaruhinya.

Baca juga: NTT Pasok 550 Sapi ke Jakarta Menjelang Ramadan

“Yang saya tahu sampai saat ini belum terpantau. Tetapi untuk pengamatan hilal setiap bulannya ada di wilayah NTT ini tetapi bukan untuk kegiatan pengamatan bulan Lebaran,” jelas Margiono lagi.

Menurut Margiono sebenarnya ketinggian hilal untuk wilayah NTT yang berada di 7° terbilang ideal untuk diamati. Kendalanya adalah pada kondisi cuaca dimana awan menutupi area pengamatan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTT Reginaldus Saverinus S. Serang pada kesempatan yang sama mengatakan ada 124 titik pengamatan di seluruh Indonesia.

Untuk keputusan jatuhnya awal Ramadhan dan puasa akan ditentukan dalam sidang isbat malam ini Rabu 22 Maret 2023.

“Kita menunggu hasil pengamatan semua dan mudah-mudahan dari sekian titik itu kita dapatkan laporan dari Kementerian Agama pusat terkait hal ini,” jawab dia.

Ia berharap tahun ini tidak ada perbedaan waktu puasa sehingga umat Muslim dapat melaksanakan bulan puasa secara serempak.

Ia berpesan kepada seluruh umat beragama di Provinsi NTT untuk mendukung dan mewujudkan solidaritas bagi umat Muslim yang menjalankan bulan suci Ramadhan.

Ia mengatakan tahun ini umat Kristiani sedang merayakan puasa menyambut Paskah dan pengamatan hilal ini juga berlangsung saat Nyepi.

“Untuk itu kita saling mendoakan dan mendukung agar kerukunan di NTT bisa selalu terjaga,” tukasnya. (Putra Bali Mula)

Tags: #BMKGNTT#Hilal#Kementerianagama#Muslim#Ramadan
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati