• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Jumlah Perempuan NTT Yang Nganggur Kembali Bertambah 

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jumlah Perempuan NTT Yang Nganggur Kembali Bertambah 
0
SHARES
113
VIEWS

Kupang – Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis jumlah perempuan usia produktif yang tidak terserap ke dalam dunia kerja. Jumlahnya sedikit bertambah dibandingkan tahun lalu.

Data ini dirilis dalam kategori Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). TPT menjadi indikator mengukur tenaga kerja yang tidak terserap dan kurang termanfaatkan. Data ini dirangkum Februari dan Agustus per tahunnya.

BacaJuga

Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

18 Desember 2025
Talkshow “Bangun Ruang Digital Ramah Anak #TungguAnakSiap” yang diselenggarakan Magdalene dan Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta, 9 Desember 2025. (Dok. Magdalene)

#TungguAnakSiap: PP Tunas Adalah Awal, Butuh Kolaborasi

17 Desember 2025

Baca juga : 100 Pekerja Migran NTT Meninggal, Baru 1 Pelaku Disidang

Statistisi Madya BPS Provinsi NTT, Indra Achmad S. Souri, dalam rilisnya, Senin 6 November 2023, menyampaikan pendataan ini digunakan melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas).

Berdasarkan data itu diketahui total TPT per Agustus 2023 sebesar 3,14 persen. Dengan kata lain ada sekitar 3 orang yang tak punya pekerjaan dari 100 orang angkatan kerja di NTT.

Namun memang bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya angka itu mengalami penurunan 0,40 persen dibandingkan dengan Agustus 2022.

Baca juga : Lirik Peluang Pasar, Valens Sediakan Kos-kosan Babi di Labuan Bajo

Indra juga menyebut TPT perempuan sebesar sebesar 3,36 persen atau mengalami peningkatan sebesar 0,14 persen dari Agustus tahun sebelumnya.

Namun bila mencermati angka TPT perempuan sedari 2021 sampai 2023 maka diketahui rata-rata perubahannya adalah – 0,62 persen atau fluktuatif.

Pada Agustus 2021 angka TPT perempuan cukup tinggi yaitu 3,84 persen, kemudian turun jumlahnya di Agustus 2022 sampai 3,22 persen. Namun pada pada 2023 ini naik lagi ke 3,36 persen.

“Jadi ada sedikit bertambah dibandingkan tahun 2023 ini dibandingkan tahun sebelumnya,” tukasnya.

Baca juga : Perempuan NTT Dalam Bayang-bayang Bencana Ekologis

Berbeda dengan TPT laki-laki yang sebesar 2,95 persen tahun ini atau mengalami penurunan sebesar 0,87 persen dibandingkan bulan yang sama di 2022.

Paling banyak, kata Indra, ialah pengangguran di wilayah perkotaan yang mencapai 5,26 persen dibandingkan wilayah pedesaan yang berjumlah 2,40 persen.

“TPT perkotaan dan perdesaan memiliki pola yang sama dengan TPT provinsi yaitu turun dibandingkan Agustus 2022, masing-masing sebesar 2,02 persen poin dan 0,01 persen,” jelasnya. ***

Tags: #Angkapenganggurannaaik#BPSNTT#PengangguranNTT#Pengangguranperempuan
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

Indonesia Punya PP Tunas untuk Lindungi Anak di Internet, Apa itu?

by Rita Hasugian
18 Desember 2025
0

Apakah anak-anak perlu dibatasi menggunakan media sosial? Pertanyaan ini pernah diajukan perusahaan riset independen IPSOS pada 2025 kepada 23.700 orang...

Talkshow “Bangun Ruang Digital Ramah Anak #TungguAnakSiap” yang diselenggarakan Magdalene dan Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta, 9 Desember 2025. (Dok. Magdalene)

#TungguAnakSiap: PP Tunas Adalah Awal, Butuh Kolaborasi

by Rita Hasugian
17 Desember 2025
0

Risiko digital pada anak terus meningkat, mulai dari paparan konten seksual, komentar kebencian, manipulasi foto dengan Akal Imitasi (AI), hingga...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati