• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, Maret 9, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Kadis Parekraf: UMKM Jadi Daya Tarik Wisatawan Kunjungi NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Beberapa contoh UMKM di NTT yang disebut Kadis Kemenparekraf sebagai salah satu hal yang bisa menarik wisatawan ke NTT (KatongNTT-Ruth)

Beberapa contoh UMKM di NTT yang disebut Kadis Kemenparekraf sebagai salah satu hal yang bisa menarik wisatawan ke NTT (KatongNTT-Ruth)

0
SHARES
82
VIEWS

Kupang – Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Zet Libing mengatakan, UMKM menjadi salah satu daya tarik wisatawan datang berkunjung ke NTT.

Menurutnya, selain menikmati alam, alasan para wisatawan datang ke NTT adalah juga untuk menikmati kebudayaan yang ada.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

“UMKM teramat sangat penting. Kuliner misalnya, dan kerajinan. Orang butuh oleh-oleh. Wisatawan datang, tidak saja menikmati alam. Tapi juga karya intelektual masyarakat,” Ujar Zet saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 1/12/2022.

Zet menyebut, Se’i, Kopi, Kelor, Tenun, dan aksesoris adat menjadi produk lokal yang paling banyak diminati wisatawan.

Baca Juga: Tiga Tips Pasarkan Produk UMKM NTT Lewat Media Digital

Hal ini membuat UMKM perlu terus disokong untuk semakin berkualitas. Zet mengatakan, selain membenahi tempat wisata, para pelaku UMKM dan produknya harus terus didampingi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Zet Libing, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 1/12/2022 (KatongNTT-Ruth)
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Zet Libing, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 1/12/2022 (KatongNTT-Ruth)

“Kami akan membenahi wisata. Benahi infrastruktur, akomodasi. Selain itu membangun ekonomi kreatif. Baik tenun, kulinernya, kerajinannya. Memberi modal usaha, dan mendampingi para pelaku usaha,” tekad Zet.

Seperti membantu para pelaku UMKM untuk mendaftarkan produknya ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapat Hak Kekayaan Intelektualnya (HAKI).

Data pengunjung sendiri, hingga September 2022, tercatat wisatawan asing yang berkunjung ke NTT mencapai 46 ribu pengunjung. Sedangkan wisatawan dari dalam negeri mencapai 89 ribu.

“Yang paling banyak dikunjungi adalah satu, Labuan Bajo sebagai destinasi premium. Kedua Kelimutu, Ende. Tiga, Waerebo. Rote Ndao, Lasiana, Alor,” ungkap mantan Kepala Badan dan Pendapatan Aset Daerah itu.

Baca Juga: Menakar Dampak Pembentukan KEK Labuan Bajo

Sebut Zet, ini mengalami peningkatan. Dari angka yang rendah menjadi tinggi. Hal ini pun menjadi mungkin jika para wisatawann datang untuk mengejar kebudayaan yang ada di NTT. Sehingga di 2023 mendatang, Zet mengungkapakan akan menggempur Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT.

“Bisa jadi karena kuliner itu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Ekraf juga kan membantu ekonomi rakyat. Jadi di 2023 nanti kami akan semakin berupaya meningkatkan ekraf di NTT.” pungkas Zet. *****

Tags: #DinasPariwisatadanEkonomiKreatif#KemenparekrafNTT#Tenun#TenunAmarasi#TenunikatNTT#UMKM #UMKMNTT#UMKMKelor#UMKMKopi#UMKMTenunKemenparekraf
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati