Peran sektor swasta dinilai sangat dibutuhkan dalam pembangunan nasional. Dampak pengembangan sektor swasta menopang penerimaan daerah, salah satunya Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Satu contoh dampak peran swasta di Kabupaten Manggarai Barat di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pertumbuhan ekonomi di Manggarai Barat pada tahun 2019 sebesar 5,54 % dan menurun di tahun 2020 sebesar 0,89 %. Persentase pertumbuhan meningkat tipis sebesar 1,29 persen di tahun 2021. Persentase meningkat di triwulan 2 tahun 2022.
Ini sejalan dengan pertumbuhan perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur pada triwulan II 2022 tumbuh sebesar 3,01% (yoy). Angka ini meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 1,86% (yoy).
Baca juga: Utusan Jokowi – Pemerintah Timor Leste Bahas Percepatan Kerjasama Perbatasan
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Manggarai Barat termasuk ditopang oleh sektor pariwisata. Sektor pariwisata mendorong masuknya investasi. Sehingga kehadiran investasi menggenjot pertumbuhan daerah.
Kita bersyukur bahwa Flores dinobatkan sebagai pulau dengan sumber energi terbarukan. Pulau dengan ketersediaan sumber energi ramah lingkungan. Selain itu, sektor pariwisata kini menjadi salah satu andalan pemasukan daerah. Episentrum pariwisata berada di Labuan Bajo.
Sektor pariwisata dapat disimpulkan sebagai bagian dari ekonomi berkelanjutan. Prinsip sektor pariwisata dikelola dengan efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian. Dan juga menjaga keseimbangan kemajuan dalam kesatuan ekonomi nasional.
Masuknya investasi di Labuan Bajo akan memberikan dampak berkelanjutan dan dampak berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dampak berganda yang ditimbulkan seperti sektor jasa pariwisata meliputi ketersediaan lapangan kerja dan dampak tidak langsung terhadap serapan hasil pertanian dan perkebunan bagi masyarakat pedesaan.
Baca juga: Inche Sebut Investasi di NTT Terhambat Sengketa Tanah Ulayat
Dalam Pasal 33 ayat (4) disebutkan jika perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi ekonomi dan prinsip lainnya, seperti kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian. Dan, menjaga keseimbangan kemajuan serta kesatuan ekonomi nasional.
Artinya sistem perekonomian ditujukan dan dapat dikuasai oleh rakyat. Hanya saja dalam penerapannya, perekonomian tersebut tidak dapat langsung dikuasai masyarakat. Melainkan diwakilkan oleh MPR, DPR, DPD, serta Presiden.
Untuk mempercepat pengembangan ekonomi di wilayah tertentu yang bersifat strategis, perlu dikembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK).
KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategis. KEK juga berfungsi untuk menampung kegiatan industri, ekspor impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional.
KEK terdiri atas pengolahan ekspor, logistik, industri, pengembangan teknologi, pariwisata, energi, dan ekonomi lainnya. Di dalam area KEK dapat dibangun fasilitas pendukung dan perumahan bagi pekerja. Juga dapat dibangun lokasi usaha mikro, kecil menengah dan koperasi, baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai pendukung kegiatan perusahaan.
Pemda Manggarai Barat diharapkan mendukung kebijakan tataruang KEK Labuan Bajo. Pemda juga segera mempercepat usulan di tengah pelambatan ekonomi global.
Kita dapat mengambil pembelajaran terbaik dari kebijakan yang telah ada di tahun sebelumnya. Penetapan KEK Sanur tahun 2022 dan KEK Lido di Kabupaten Bogor tahun 2021. Kebijakan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang bagi penyerapan tenaga kerja.
Dengan rencana untuk menetapkan KEK Labuan Bajo, nantinya dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi NTT. Kebijakan pembangunan pemerintah pusat ini agar dapat didukung oleh seluruh pemangku kepentingan.
Pengembangan KEK Labuan Bajo diharapkan dapat menghadirkan destinasi wisata baru selain destinasi yang telah ada. Destinasi budaya, alam liar dan hutan di daratan Flores. *****
Baca juga: Australia Jadikan Pulau Pasir Area Konservasi, Sandiaga Uno dan Kemenlu Beda Suara


