• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, April 15, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Kelebihan Muatan, Perahu di Rote Terbalik, 7 Orang Meninggal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana di Desa Bo'a setelah kejadian terbaliknya perahu yang mengakibatkan 7 orang meninggal dunia (Dok. Warga)

Suasana di Desa Bo'a setelah kejadian terbaliknya perahu yang mengakibatkan 7 orang meninggal dunia (Dok. Warga)

0
SHARES
398
VIEWS

Rote – Sebuah perahu terbalik di pantai Bo’a, Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu, 16 Oktober 2022. Mengakibatkan sedikitnya tujuh penumpang meninggal dunia.

“Untuk sementara tujuh orang meninggal itu enam laki-laki, satu perempuan. Yang perempuan itu masih 13 tahun, umur SMP,” ujar Sekretaris Desa Bo’a, Otfianus Nggadas.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Satu yang meninggal termasuk Nahkoda perahu yang tenggelam karena mencoba membantu menyelamatkan beberapa penumpang.

Baca Juga: Nelayan Pesisir NTT Diabaikan, Dari Kekurangan Infrastruktur Hingga Kriminalisasi

Untuk sementara, penumpang yang terdata sebanyak 35 orang. Dengan rincian 23 orang dewasa dan 12 anak-anak.

Diketahui peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 WITA. Berdasarkan keterangan dari Camat Rote Barat, Olens Ndoen, masyarakat Desa Bo’a gotong royong mendorong perahu yang baru selesai di buat untuk dimasukkan ke laut, tanda mulai dioperasikan.

Penampakan Perahu yang terbalik di Bo’a Rote (Tangkapan layar dari video yang diunggah warga sebelum kejadian)

“Sekitar 20 menit perahu lepas dari pantai Bo’a, sekitar 200 meter, perahu miring karena kelebihan muatan dan penumpang jatuh ke dalam laut,” jelas Olens saat dikonfirmasi lewat pesan Whatsapp.

Saat ini, 13 orang masih di rawat di Puskesmas Delha, Rote Barat, dan 15 orang lainnya selamat.

“Untuk korban yang meninggal dunia sudah di bawa pulang oleh keluarga untuk di kebumikan,” Ujar Olens.

Berdasarkan informasi yang didapat dari pendeta Iswardi Lay, korban meninggal dunia akan dimakamkan pada Senin, 17 Oktober 2022, pukul 16.00 WITA. Kebaktian pemakaman akan berpusat di Gereja Solavide Bo’a.*****

Tags: #Bo'a#KabupatenRoteNdao#KorbanPerahutenggelam#Perahuikan#PerahuTerbalik
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati