• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

KM Express Cantika 77 Kebakaran, Jumlah Penumpang Tewas Jadi 17

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
KM Express Cantika 77 rute Kupang – Alor terbakar di Perairan Naikliu pada Senin siang, 24 Oktober 2022 (Tangkapan Layar dari Video Netizen di Naikliu)

KM Express Cantika 77 rute Kupang – Alor terbakar di Perairan Naikliu pada Senin siang, 24 Oktober 2022 (Tangkapan Layar dari Video Netizen di Naikliu)

0
SHARES
108
VIEWS

Kupang – KM Express Cantika 77 rute Kupang – Alor terbakar di Perairan Naikliu pada 24 Oktober 2022. Data terbaru menyebutkan 17 orang penumpang meninggal. Dari jumlah itu, 13 penumpang yang meninggal telah diketahui identitasnya.

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Tenau, Kupang, NTT disebutkan membawa 167 penumpang dan 10 kru kapal, seperti informasi yang diterima KatongNTT.

BacaJuga

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

2 Juli 2026
Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026

Baca Juga: KM Express Cantika 77 Kebakaran, 14 Orang Meninggal

Sedangkan Jhony Asadoma, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebut, data sementara jumlah penumpang kapal cepat tersebut mencapai 321 orang, melebihi manifes.

“Data sementara jumlah penumpang ini bisa berubah. Itu 321 orang yang terdiri dari 144 wanita 177 pria. Tapi ini bisa berubah. Ini data sementara yang terkumpul dari yang selamat dan yang meninggal yang saat ini berada di RS Bhayangkara Kupang,” kata Jhony.

Penyebab kebakaran kapal milik PT. Pelayaran Dharma Indah group tersebut belum diketahui. Polda NTT telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki peristiwa kebakaran KM Express Cantika 77.

Baca Juga: Kelebihan Muatan, Perahu di Rote Terbalik, 7 Orang Meninggal

“Kami membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi terhadap sebab–sebab timbulnya kebakaran dan untuk seterusnya dilakukan penyelidikan oleh tim khusus yang terdiri dari Polisi Air dan tim Tripom Polda NTT.” ujar Jhony. *****

Tags: #Amfoang#KapoldaNTT#KMExpressCantika77#KMExpressCantika77kebakaran#Kupang
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
2 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati