• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Opini

Korps Green Lovers dan Desa Wisata Tanjung Boleng di Labuan Bajo

Oleh: Yakobus Stefanus Muda, Korwil Ikatan Sarjana Katolik Bali Nusa Tenggara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Patung Yesus Kristus Raja di Waebobok, Labuan Bajo. (Dok. Yakobus Stefanus Muda)

Patung Yesus Kristus di Waebobok, Labuan Bajo. (Dok. Yakobus Stefanus Muda)

0
SHARES
192
VIEWS

Pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas telah berdampak ke berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dampak keberhasilan tersebut seperti ketersediaan tenaga kerja,  pendapat asli daerah dan pertumbuhan usaha perhotelan tertinggi se Provinsi Nusa Tenggara Timu. Capaian-capaian tersebut turut menyemangati  masyarakat untuk terpacu  menyambut perkembangan daerahnya. Termasuk dampak langsung dan tidak langsung  bagi pertumbuhan wilayah Labuan Bajo.

Memperhatikan konsep tata ruang pengembangan Labuan Bajo,  menurut saya sudah sesuai dengan arah perencanaan wilayah.  Pengembangan ke arah selatan 25 kilometer dari Labuan Bajo yaitu Kawasan Ekonomi Khusus Golomori. Kemudian pengembangan  Kawasan Utara serta pengembangan destinasi parapuar.

BacaJuga

Konsep Komunio Leonardo Boff dan Relevansinya bagi Komunitas Religius

13 April 2026
Ilustrasi Perdagangan Orang (Jalastoria)

Paradoks Kemiskinan di NTT

8 April 2026

Baca juga: Ironi di Labuan Bajo: Investor Luar Menikmati, Masyarakat NTT Nyaris Tak Punya Peran

Desa Tanjung Boleng mempersiapkan diri untuk menguatkan kapasitanya dalam bidang kepariwisataan di Labuan Bajo. Komunitas Relawan Pariwisata disingkat Korps Green Lovers pun hadir untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang pelestarian lingkungan dan kepariwisataan.

Berdasarkan hasil kajian cepat Korps Green Lovers  ada beberapa hal yang menjadikan Desa Tanjung Boleng sebagai desa wisata unggulan.  Pertama, memiliki keunggulan geo wisata yang telah menjadi destinasi favorit seperti gua rangko.  Selanjutnya, memiliki kawasan manggrove yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata baru.  Desa ini juga memiliki wisata kawasan hutan Waebobok.  Keempat,  memiliki kearifan lokal seperti sawah lodok dan rumah gendang.  Terakhir, bentang alam  di Desa Tanjung Boleng dapat dikembangkan menjadi wisata religi dipadukan dengan wisata budaya.

Secara geografis, letak Desa Tanjung Boleng di pantai utara Labuan Bajo.  Desa ini berjarak sekitar 30 menit dari Kota Labuan Bajo. Dapat dijangkau melalui jalan darat dan jalur laut.  Perjalanan lewat jalur darat  akan disuguhi dengan  pemandangan yang menakjubkan seperti  pemandangan pesisir pantai, pulau gusung dan sesekali melewati hutan manggrove.

Baca juga: Menakar Dampak Pembentukan KEK Labuan Bajo

Di desa Tanjung Boleng terdapat lima dusun yang memilki kekhasan masing-masing seperti persawahan, pantai, sungai dan area hutan. Dengan jarak yang singkat dari Kota Labuan Bajo membuat desa ini  strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan.

Upaya untuk menjadikan Tanjung Boleng sebagai desa wisata unggulan dengan mengembangkan destinasi berdasarkan potensi yang dimiliki.  Pertama, destinasi wisata sawah Lodok yang terkoneksi dengan  pembibitan manggrove. Kedua, destinasi wisata manggrove Nanga Lumut. Ketiga, destinasi wisata Patung Kristus Raja di Waebobok atau Raren.

Destinasi-destinasi baru yang diusulkan untuk dikembangkan ini akan memberikan pilihan destinasi bagi wisatawan.Sehingga diharapkan berdampak pada lama tinggal.

Korps Green Lovers mengharapkan Presiden dan jajarannya dan  pemerintah daerah dapat melihat secara langsung dan mengembangkan potensi Desa Tanjung Boleng. Selain itu, masyarakat khususnya pemuda Desa Tanjung Boleng diimbau untuk  membangun dan meningkatkan kapasitasnya.

Pendiri Korps Green Lovers Yakobus Stefanus Muda mengharapkan pembangunan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas agar terus dilanjutkan. Tidak berhenti di era Presiden Jokowi  tetapi  diteruskan di masa kepemimpinan berikutnya. *****

Tags: #DesaTanjungBoleng#DesaTanjungBoneng#Desawisataunggulan#KorpsGreenLovers#LabuanBajo#pariwisatantt#WisataLabuanBajo
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Konsep Komunio Leonardo Boff dan Relevansinya bagi Komunitas Religius

by Gerardus Taena
13 April 2026
0

Konsep komunio merupakan salah satu pilar teologis yang mendasar dalam diskursus kekristenan, terutama dalam konteks Gereja dan kehidupan religius. Dalam...

Ilustrasi Perdagangan Orang (Jalastoria)

Paradoks Kemiskinan di NTT

by Frumentiana Leto
8 April 2026
0

Pernahkah kita membayangkan seorang bapak yang berangkat sebelum fajar menyingsing, mendayung perahu ke tengah laut, dan pulang siang hari dengan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati