• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Lebaran di Kupang, Nelayan Gelar Takbiran Laut

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Lebaran di Kupang, Nelayan Gelar Takbiran Laut
0
SHARES
6
VIEWS

Kupang – Momentum Idul Fitri di Kota Kupang disambut dengan malam takbiran yang berlangsung di darat dan laut. Setelahnya ribuan umat muslim melaksanakan Salat Ied di berbagai masjid dan lokasi yang luas seperti lapangan terbuka di Kota Kupang.

Takbiran laut sendiri digelar oleh Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) dengan puluhan kapal nelayan.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Baca juga : Mirip Ketupat Lebaran, Kaleso atau Lepa Jadi Tradisi Masyarakat NTT

Takbiran laut ini diikuti oleh puluhan kapal yang bertolak dari Pelabuhan Nunbaun Sabu menuju Pusat Kuliner Pantai Kelapa Lima pada Jumat malam, 21 April 2023.

Takbiran laut ini yang menyambut 1 Syawal 1444H di 22 April 2023 rencananya berlangsung setelah selesai Isya atau sekitar pukul 19.00 WITA. Namun sempat ditunda lebih dari setengah jam menunggu air laut pasang.Lebih dari 10 kapal berpartisipasi dalam takbiran laut dari yang direncanakan sekitar 100 kapal nelayan yang terlibat.

Baca juga : Libur Lebaran, Pemudik Perlu Tahu Produk Yang Tidak Boleh Masuk NTT

Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, berpartisipasi langsung dalam takbiran laut ini hingga berlabuh di Pusat Kuliner Pantai Kelapa Lima, pukul 22.22 WITA.

Ribuan umat muslim lainnya pun sudah berkumpul di lokasi yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 24 Maret 2022 itu dan menyambut peserta takbiran laut.

Peserta takbiran darat yang mengelilingi Kota Kupang dan mencapai Pantai Kelapa Lima. (Putra Bali Mula – KatongNTT.com)

Sebelumnya, pawai takbiran darat pun telah tiba di Pantai Kelapa Lima. Takbiran yang dibuka oleh Kapolda NTT Johni Asadoma ini memulai perjalanan awal dari depan GMIT Jemaat Anugerah, Jalan El Tari Kupang.

Takbiran mengelilingi Kota Kupang ini diikuti oleh ribuan umat Islam yang menggunakan sepeda motor dan mobil.

Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) NTT, Angki La Ane, pada saat itu mengaku takbiran laut ini ingin diwujudkan sebagai wisata religi.

“Karena sudah dua tahun berjalan dan animo masyarakat dan penyambutannya sangat baik sekali,” ujar dia. ****

Tags: #IdulFitri2023#nelayankotakupang#PantaiKelapaLima#takbiranlaut#takbiranramadan
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati