• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Mendorong Peran Tokoh Agama Lawan TPPO di NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi upaya mendorong tokoh agama terlibat lawan TPPO di NTT (Okezone)

Ilustrasi upaya mendorong tokoh agama terlibat lawan TPPO di NTT (Okezone)

0
SHARES
220
VIEWS

Kupang – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terus terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perhatian serius. Upaya mendorong peran tokoh agama dalam melawan perdagangan orang pun terus digaungkan.

Gabrial Goa, Ketua Kompas Korhati mengemukakan hal itu dalam webinar yang dilaksanakan oleh Institut DIAN, Fahmina Institut bersama Zero Human Trafficking Network, Kamis (21/7/2022) malam. Webinar tersebut mengangkat tema Keadilan untuk Adelina Lisau, solidaritas Agama-agama dalam masalah perdagangan orang.

BacaJuga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026
Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

3 Juli 2026

Menurut Gabrial, peran tokoh agama sangat penting saat ini. Mereka perlu hadir bersama pemerintah dan aktivis yang memperjuangkan kasus-kasus perdagangan orang untuk bersuara membongkar kejahatan ini.

Bebasnya majikan Adelina Sau di Malaysia menjadi momentum kolaborasi untuk membongkar aktor-aktor intelektual dibalik kasus perdagangan orang.

“Tokoh agama perlu dihadirkan, nanti juga membackup Pemerintah untuk melakukan lobi dan advokasi kepada tokoh-tokoh agama yang ada di Negeri Jiran Malaysia untuk membongkar kasus ini, menjadikan perjuangan bersama,” ucap Gabrial.

Gabrial menilai, suara para pemuka agama akan didengar oleh pengambil kebijakan publik di Indonesia. Selain itu, dalam upaya pencegahan di daerah-daerah yang rentan terjadi perdagangan orang. Karena itu, perjuangan kamanusiaan ini harus menjadi perjuangan bersama.

Elga Sarapung, Direktur Institut DIAN mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan pertemuan yang melibatkan semua tokoh agama di Indonesia termasuk penganut kepercayaan lokal untuk membahas isu perdagangan orang yang terjadi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, akan dibahas sampai pada penyelesaian masalah. Elga mengatakan, ini adalah upaya mendorong keterlibatan tokoh agama dalam melawan perdagangan orang di Indonesia.

“Kita libatkan (tokoh agama) dalam pertemuan itu sebagai bentuk sosialisasi dari masalah-masalah human trafficking yang sedang terjadi di Indonesia atau yang sedang dihadapi oleh Indonesia,” ujar Elga.

Pertemuan itu juga akan membahas pemulihan korban perdagangan orang. Elga mencontohkan rehabilitasi yang sedang dilakukan dibeberapa rumah aman, misalnya Rumah Harapan GMIT di Kupang dan Rumah Aman Gembala Baik di Jakarta serta di tempat-tempat lain.

“Kita berharap isu ini bisa menjadi pintu masuk bagi kita juga untuk lebih mengetahui bagaimana sebenarnya persoalan human trafficking yang sedang kita hadapi dan apa yang perlu kita lakukan kedepan sebagai agama-agama,” jelas Elga.(Joe)

Baca juga: LPSK Belum Tahu Alasan Jumlah Pemohon Perlindungan dari NTT Menurun

Tags: #AdelinaSau#Kompaskorhati#Perdaganganorang#tokohagama#TPPONTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
3 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati