Kupang- Paus Fransiskus, 87 tahun dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024. Pemerintah Indonesia sudah menerima surat pemberitahuan rencana kunjungan Pemimpin Umat Katolik sedunia dari otoritas Vatican.
Kepastian jadwal kunjungan Paus Fransiskus mengakhiri rumor selama beberapa pekan ini.
“Berdasarkan surat dari Vatikan yang diterima pemerintah Indonesia, Paus Fransiskus akan hadir pada 3 September 2024. Ini tentu menjadi suatu kehormatan bagi bangsa Indonesia,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, 30 Maret 2024.
Baca juga: Meneladani Ardern dan Paus Benediktus Saat Memutuskan Mundur dari Jabatannya
Presiden Jokowi telah mengundang secara resmi Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia. Menteri Yaqut mengantar surat itu untuk diserahkan kepada Paus Fransiskus pada Juni 2022.
Sebelumnya, Paus Fransiskus dijadwalkan berkunjung ke Indonesia, Timor Leste, Papua Nugini, dan Singapura pada 2020. Namun kunjungan ditunda karena dunia menghadapi pandemic Covid-19.
Meskipun Bapa Suci mengalami kesulitan mobilitas karena masalah kesehatan di lutut dan pinggul kanannya, namun dia tidak memperlambat atau mengurangi kunjungannya.
Paus Fransiskus merupakan Paus yang tertua dalam sejarah untuk memimpin umat Katolik sedunia. Paus sudah mengunjungi 61 negara dalam 44 kunjungannya di luar Italia, seperti dikutip dari ewtnvatican.com.
Baca juga: Lagi, Kota Kupang Masuk 10 Kota Paling Toleran di Indonesia
Dari 270 juta jumlah penduduk Indonesia, sekitar 7 juta di antaranya adalah umat Katolik.
Sejak kemerdekaan, beberapa Paus pernah berkunjung ke Indonesia yakni, Paus Paulus VI pada 3 Desember 1970 dan Paus Johanes Paulus II pada 8-12 Oktober 1989. Paus Johanes Paulus II berkunjung ke Jakarta, Yogyakarta, Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dili (dulu masih dalam wilayah Indonesia), dan Medan di Provinsi Sumatera Utara. Paus asal Polandia ini telah diberi gelar Santo atau orang kudus. *****




