Labuan Bajo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) sudah menerima Rp 4,2 miliar pendapatan asli daerah (PAD) dari pariwisata selama semester pertama 2023.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Mabar, Pius Baut, PAD ini berasal dari kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Loh Liang, Gua Batu Cermin, Gua Rangko, Air Terjun Cunca Wulang. Para wisatawan juga ditarik biaya ketika akan snorkeling dan diving.
Baca juga : 300 Desa di NTT Belum Dialiri Listrik PLN
“Jadi total pendapatan kita sudah Rp 4.205.090.000 dari Januari hingga per 20 Juli 2023,” ungkap Pius saat dihubungi Rabu, 26 Juli 2023.
Pemkab Mabar sendiri memasang target PAD 2023 sebesar Rp 28 miliar. Target ini sama besarnya dengan tahun 2022. Namun pada 2022 hanya Rp 9,4 miliar PAD yang didapat dengan kunjungan 170.354 wisatawan.
Sedangkan total wisatawan ke Mabar hingga pertengahan 2023 ini telah 77.129 orang. Seluruhnya didominasi oleh wisatawan nusantara yaitu 40.891 orang. Untuk wisatawan asing sejumlah 34.936 orang dan 1.302 orang wisatawan lokal.
Baca juga : Menakar Dampak Pembentukan KEK Labuan Bajo
Paling banyak wisatawan ini berkunjung ke Loh Liang yang tercatat mencapai 5.518 orang dari Januari hingga Mei saja.
Sedangkan total wisatawan sepanjang Januari sampai Juli di Batu Cermin sejumlah 3.351 orang, lalu 2.456 orang ke Gua Rangko dan 455 orang ke Cunca Wulang. Wisatawan yang melakukan diving juga tercatat sebanyak 875 orang dan 354 orang yang melakukan snorkeling
Untuk Pulau Komodo dan Pulau Padar sendiri menjadi kewenangan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK).****




