Polda NTT Usut Dua Pejabat RSUPP Pemakai Sabu-sabu atau Ikut Pengedar

Juru bicara Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy menjelaskan kasus narkoba kepada KatongNTT.com di kantornya, Senin (7/11/2022). (KatongNTT-Difan)

Juru bicara Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy menjelaskan kasus narkoba kepada KatongNTT.com di kantornya, Senin (7/11/2022). (KatongNTT-Difan)

Kupang – Polda NTT sedang mendalami kasus narkoba yang melibatkan dua pejabat Rumah Sakit Umum Pemerintah Pusat dan seorang lainnya.

Pendalaman kasus itu untuk mengungkap apakah ketiganya sebagai pengedar narkoba atau hanya sebagai pemakai.

Baca Juga: UU Narkotika Disebut Korbankan Banyak Buruh Migran Dijerat hukuman Mati

“Kasusnya sementara masih untuk didalami entah mereka sebagai pengedar atau hanya pemakai. Kami masih dalami,” kata juru bicara Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy kepada KatongNTT.com di kantornya, Senin (7/11/2022).

Ariasandy menjelaskan direktur dan bendahara RSUPP di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang ditangkap karena memakai sabu-sabu. Begitu juga dengan yang satunya lagi yang identitasnya belum dibuka aparat Polda NTT.

Ketiga pengguna sabu-sabu itu ditangkap pada hari Minggu (6/11/2022). (Difan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *