• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Sudah Dua Kasus Buang Bayi di Sikumana 

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 1 min read
A A
0
Sudah Dua Kasus Buang Bayi di Sikumana 
0
SHARES
55
VIEWS

Kupang – Kasus pembuangan bayi di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang telah dua kali terjadi selama 2023.

Polsek Maulafa mencatat kasus pertama buang bayi di Sikumana yaitu pada 26 Maret 2023. Baru-baru ini terjadi lagi pada 15 Agustus kemarin.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

“Setidaknya selama saya bertugas di Polsek Maulafa ini yang kedua kalinya terjadi,” jawab Kapolsek Maulafa, AKP Nuriyani Trisani Ballu, Selasa 15 Agustus 2023.

Baca juga : Seorang Bayi di Kota Kupang Ditemukan Warga Dalam Kardus

Nuriyani resmi menjabat sebagai Kapolsek Maulafa dalam serah terima jabatan pada 23 Februari 2023.

Untuk kasus pertama, jelasnya, terjadi di RT03/RW01 yang mana pelaku adalah remaja perempuan berinisial DT berusia 20 tahun. Ia diketahui menguburkan bayinya.

Bayi perempuan yang ditemukan tanpa nyawa itu adalah hasil hubungan asmara DT dengan pacarnya di tempat kosannya. Penjaja makanan ringan ini pun telah dibui atas tindakan pidana yang dilakukannya itu.

Baca juga: Kepala BKKBN: Pengantin Lebih Pentingkan Prewedding Ketimbang Prekonsepsi

Kasus kedua, warga RT18/RW07 menemukan bayi laki-laki dalam kardus yang terbungkus plastik kresek berwarna hijau dan sepotong baju kaos. Bayi yang dalam kondisi sehat ini ditemukan warga setempat di area pembuangan sampah.

Nuriyani mengatakan bayi tersebut sudah tak memiliki tali pusar saat ditemukan oleh warga setempat dan segera diperiksakan ke Puskesmas Sikumana.

Baca juga : Kisah Tukang Sol Sepatu Memaknai Cinta dari Pahitnya Hidup

“Keadaannya sudah bersih dan tali pusarnya juga sudah dipotong,” ungkap dia.

Polsek Maulafa sementara menelusuri keberadaan orang tua ataupun tersangka yang membuang bayi tersebut.

Penelusuran awal dilakukan melalui kaos yang membungkus kardus itu. Kaos itu bertuliskan nama seseorang dan nama salah satu universitas di Kota Kupang.

Kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah kos-kosan untuk menemukan petunjuk terkait kasus ini. ****

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati