• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Usulan Frans Seda Jadi Pahlawan Nasional Masih Dikaji

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Buku Mengenang Sosok Frans Seda )Putra Bali Mula - KatongNTT).com)

Buku Mengenang Sosok Frans Seda )Putra Bali Mula - KatongNTT).com)

0
SHARES
148
VIEWS

Kupang – Usulan tokoh NTT, Franciscus Xaverius Seda, sebagai pahlawan nasional sudah melalui proses kajian setelah dokumennya dinyatakan lengkap.

Selanjutnya nama Frans Seda bersama nama tokoh dari daerah lainnya diajukan kepada Mahfud MD selaku Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Nama para tokoh yang akan menjadi pahlawan nasional pada tahun 2203 ini akan diputuskan dan disahkan oleh Presiden Jokowi.

Baca juga : Dokumen Usulan Frans Seda Sebagai Pahlawan Nasional Diterima Kemensos

Informasi ini disampaikan JH Phillip Gobang selaku Ketua Panitia Pengusul Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Franciscus Xaverius Seda.

Berkas usulan nama Frans Seda sudah diajukan dari Pemerintah Provinsi NTT Maret 2023. Kemudian berkas itu diperiksa oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di Kemensos.

“Dari hasil kajian terhadap sejumlah nama calon pahlawan nasional, TP2GP lalu mengajukan beberapa calon yang memenuhi persyaratan kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan,” jelasnya.

Baca juga : Sri Mulyani Kagumi Frans Seda, Konseptor Anggaran Berimbang APBN

Dalam proses selanjutnya, Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan akan menyampaikan rekomendasi atas beberapa nama calon pahlawan kepada Presiden untuk ditetapkan dan diputuskan menjadi pahlawan nasional RI.

“Keputusan tersebut biasanya diumumkan oleh pemerintah seminggu menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November,” tukasnya.

Bila Frans Seda ditetapkan sebagai salah satu pahlawan nasional tahun 2023 ini maka akan menjadi kado bagi Provinsi NTT yang akan memasuki usia ke-65 tahun.

Baca juga : Dua Kali Frans Seda Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Suara Masyarakat Menentukan

“Keteladanan, perjuangan, dan pemikiran besar Frans Seda menjadi inspirasi,” ungkap dia.

Sebelumnya, Mahfud MD selaku Menkopolhukam saat berada di rumah masa kecil Frans Seda Lekebai, Maumere, Maret 2023, menyebut usulan gelar pahlawan nasional Frans Seda sedang diproses.

Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Yos Rasi, pada kesempatan sebelumnya yakin Frans Seda akan ditetapkan sebagai pahlawan nasional usai berkas pengusulan disampaikan Maret lalu.

“Saya harus mengatakan pasti jadi karena hasil koordinasi kita dengan teman-teman Jakarta disampaikan bahwa administrasi ini yang ditunggu,” tandas Yos. ****

Tags: #FransSeda#MahfudMD#PahlawanNasional#presidenjokowidodo
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati