• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

30 Orang Dilatih GAMKI Jadi Pendamping Korban TPPO dan Kekerasan Seksual

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
30 Orang Dilatih GAMKI Jadi Pendamping Korban TPPO dan Kekerasan Seksual
0
SHARES
52
VIEWS

Kupang – Kota Kupang terpilih menjadi tempat pelatihan dasar pendampingan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kekerasan seksual.

Pelatihan ini digelar Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) dan berlangsung di Hotel Elmilya Kupang sejak 24 – 27 November 2023.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Kegiatan pelatihan ini diinisiasi dalam rangka kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Baca juga : Anak Pekerja Migran Berisiko Besar Jadi Korban Kekerasan Seksual

Para pesertanya adalah 15 wanita dan 15 pria yang mana 60 persennya peserta lokal dan 40 persennya berasal dari luar daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka berusia 22-40 tahun dan adalah anggota GAMKI yang diutus oleh DPD/DPC, juga pemuda gereja.

Dalam pelatihan ini peserta diberi pemahaman teologis dan pemahaman dasar tentang bentuk maupun penanganan kekerasan terhadap perempuan yang mencakup TPPO dan kekerasan berbasis gender.

Peserta dapat mengidentifikasi kasus-kasus ini di sekitar mereka dan melakukan pendampingan terhadap para korban. Para peserta juga mempraktikkan teknik merespon, mendengar dan berbicara dengan korban.

Baca juga : Rawat Toleransi, 28 Anak Muda NTT Ikut Tour Lintas 5 Rumah Ibadah

“Bagaimana mendengar korban, bagaimana seharusnya seorang pendamping berbicara atau merespon korban,” tukas Sekretaris fungsional Keperempuanan DPP GAMKI, Steffi Graf Gabi, dalam keterangannya Sabtu 25 November 2023.

Menurut GAMKI persoalan kemiskinan yang tidak kunjung selesai membuat masyarakat tidak punya banyak pilihan untuk menyambung hidupnya.

Dalam situasi yang serba sulit inilah perempuan menjadi pihak yang dirugikan. Persentase tenaga kerja wanita yang berangkat ke luar negeri pun selalu lebih besar daripada tenaga kerja laki-laki.

Baca juga : Anak Kota Kupang Rentan Jadi Korban Kekerasan Online

NTT pun merupakan daerah penyumbang terbanyak korban TPPO yang meninggal dunia dan cukup tinggi diikuti dengan kasus kekerasan berbasis gender.

“Untuk mencegah maraknya perdagangan manusia dan kekerasan berbasis gender maka perlu memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas lembaga kepemudaan seperti GAMKI,” lanjut dia.

GAMKI sebagai bagian integral dari gereja dan bangsa, kata Steffi, akan mengedukasi serta mengupayakan pemulihan bangsa dari kasus TPPO serta berbagai kekerasan yang dialami perempuan dan anak. ***

Tags: #GAMKI#KekerasanBerbasisGenderOnline#KekerasanonlinediKotaKupang#KekerasanSeksual#PendampingkorbanTPPO#TPPONTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati