• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Polres Ende Tahan 2 Pelaku Pencabulan Anak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Polres Ende Tahan 2 Pelaku Pencabulan Anak

Polres Ende tahan 2 pelaku pencabulan anak di bawah umur. (Dok. Polres Ende)

0
SHARES
27
VIEWS

Kupang – Polres Ende mengamankan MK, seorang aparat desa yang tega mencabuli seorang bocah berusia 16 tahun sebanyak 2 kali.

MK adalah seorang Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada salah satu desa di Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende.

BacaJuga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

15 Agustus 2026
Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026

Pria 35 tahun ini menjadi tersangka persetubuhan dan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur dengan sejumlah barang bukti yang telah disita polisi.

Baca juga : 10 Pria di Kupang Setubuhi Anak Hingga Pendarahan

Korbannya sendiri adalah seorang bocah yang selama ini menjaga anaknya yang masih kecil. Korbannya ini juga biasanya membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga di rumah MK.

Aksi bejat tersebut pertama kali dilakukan MK pada 6 April 2023, sekitar pukul 18.00 WITA di rumah MK di Dusun Detukou, Desa Tou Barat.

Awalnya MK masuk ke dalam kamar yang mana sedang ada korban dan langsung menggenggam tangan korban. Korban sempat menolak namun MK memaksa dan melepas celana korban kemudian menidurinya selama sejam.

Baca juga : NTT Kekurangan Psikolog Dampingi Anak Korban Pelecehan

MK mengulangi aksinya lagi pada 10 Mei 2023 sekitar pukul 12:00 WITA. Saat itu korban dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempat kedukaan yang ia kunjungi.

MK yang menggunakan sepeda motor mengajak korban menumpang pulang bersamanya. Setibanya di rumah korban MK pun langsung menutup pintu dan mengajaknya melakukan hubungan intim lagi.

“Motifnya untuk memenuhi hawa nafsu tersangka. Atas kejadian tersebut Korban dinyatakan hamil dengan usia kandungan 18 minggu,” kata Kasat Reskrim Polres Ende Iptu Yance Y. Kadiaman, dalam keterangannya, Senin 14 Agustus 2023.

Baca juga : Miris! Pencabulan Anak Terjadi Lagi Dalam Lingkup Gereja

Polres Ende juga menangkap PD yang memenuhi hawa nafsunya dengan meniduri anak berusia 15 tahun sebanyak 5 kali di bawah kolong dekker.

Kejadian ini berlangsung dari Mei hingga Juli di Dusun Napundura, Desa Tou, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende. Korbannya kini hamil dengan usia kandungan 18 bulan juga.

Tersangka yang berusia 22 tahun itu ditahan dengan 1 potong baju dan celana milik korban sebagai barang bukti.

Baik MK dan PD ditahan pada 13 Agustus 2023 dan akan dijerat pasal perlindungan anak dengan hukuman penjara selama 15 tahun. ****

Tags: #AnakdiperkosadiEnde#Pencabulananak#PencabulanEnde#PolresEnde
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

by Rita Hasugian
15 Agustus 2026
0

“Kami ndak beli bahan makanan. Hasil ladang ini cukup untuk setahun,” kata Suwandang (51). Akhir Juni lalu, rumahnya ramai. Warga...

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati