• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Polda NTT Klaim Tak Ada Anggota Terlibat TPPO 4 Tahun Terakhir

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kompolnas pastikan berkunjung ke Polda NTT Bahas Kasus KDRT dengan tersangka Erikh Benydikta Mella (Joe-KatongNTT)

Kompolnas pastikan berkunjung ke Polda NTT Bahas Kasus KDRT dengan tersangka Erikh Benydikta Mella (Joe-KatongNTT)

0
SHARES
42
VIEWS

Kupang – Polisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terlibat kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan diproses hukum terakhir kali berlangsung sekitar 4 tahun lalu.

Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi, mengungkapkan ini saat diwawancarai di Kantor DPRD NTT, Selasa 3 Oktober 2023.

BacaJuga

Almarhum PMI asal Kota Kupang, Chaterine Septiani Rohi (Dok.KatongNTT)

Demi Bertemu Ibu, Chaterina Lari dari Semau ke Malaysia, Ajal Menjemput Saat Berniat Pulang

9 September 2026
Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026

Baca juga : Kejati NTT Kembalikan 5 Berkas TPPO dari Kepolisian 

Menurutnya tak ada catatan keterlibatan anggota dalam kasus TPPO setelah 2018 lalu dan selama 2023 ini. Ia meneruskan informasi Kapolda NTT, Johni Asadoma, ada anggota yang telah ditangani Propam dan sudah diproses beberapa tahun lalu.

“Ada satu atau dua oknum ya kita bilang untuk diproses, tapi sudah yang lama, dalam tahun belakangan ini tidak ada. Itu saya lihat tahun 2018 atau 2019,” jawab Patar.

Baca juga : Bos BP2MI Bakal Bahas Mafia TPPO Dengan Polda NTT 

Sebelumnya ia menekankan hal serupa dalam diskusi yang digelar RRI bersama DPRD terkait TPPO saat itu. Ia menegaskan aparat yang terlibat akan ditindak tegas.

“Mungkin itu sebelum-sebelumnya terjadi, di tahun-tahun kemarin ‘ok’ betul itu terjadi tapi sekarang dengan ketatnya pembuatan KTP, paspor, yang mana datanya tidak jelas maka akan ditolak. Kemungkinan yang lewat itu yang benar-benar nekat,” ungkap dia.

Baca juga: Janji Miskinkan Mafia TPPO, Polda NTT Selidiki Sejumlah Perusahaan 

Sudah ada juga Surat Telegram Rahasia (STR) dari pemimpin kepolisian kepada seluruh jajaran, kata dia, dan dirinya selalu mengingatkan soal akibat keterlibatan anggota dalam TPPO.

“Bagi anggota polri yang terlibat, yang membantu, yang membekingi, tidak ada ampun dan ditindak tegas dengan kode etik nanti, sanksi pun sampai maksimal pemecatan,” lanjut dia. ****

Tags: #KapoldaNTT#poldantt#polisisudahtakterlibatTPPO#PolisiterlibatTPPO
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Almarhum PMI asal Kota Kupang, Chaterine Septiani Rohi (Dok.KatongNTT)

Demi Bertemu Ibu, Chaterina Lari dari Semau ke Malaysia, Ajal Menjemput Saat Berniat Pulang

by Rita Hasugian
9 September 2026
0

KatongNTT- Chaterine Septiani Rohi sudah bertekad pulang setelah 12 tahun tinggal di Malaysia. Dia menuruti permintaan ibu kandungnya, Maria Magdalena...

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati