• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

3 Kabupaten di NTT Tak Punya Unit Khusus Tangani Perempuan dan Anak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Marak Kekerasan Online Berbasis Gender, Anak Korban Terbanyak

Ilustrasi Kekerasan Online Berbasis Digital dialami anak. (Pixabay)

0
SHARES
173
VIEWS

Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki catatan tinggi soal kekerasan perempuan dan anak sehingga membutuhkan tempat khusus milik pemerintah daerah dalam menangani permasalahan tersebut.

Hampir seluruh wilayah di NTT sudah memiliki Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

UPTD PPA sendiri adalah pelaksana operasional dalam layanan daerah bagi perempuan dan anak yang mengalami masalah kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus dan masalah lainnya.

Baca juga : UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Belum Bisa Diterapkan

UPTD PPA ini sebelumnya yang masih berstatus P2TP2A atau Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Sementara 3 wilayah lainnya seperti Malaka, Flotim dan Sumba Tengah sama sekali tak memiliki unit khusus ini baik itu P2TP2A atau bahkan UPTD PPA.

Saat ini 20 wilayah telah memiliki UPTD PPA maupun P2TP2A termasuk di tingkat provinsi dengan status UPTD PPA NTT yang berlokasi di Kota Kupang.

Baca juga : NTT Kekurangan Psikolog Dampingi Anak Korban Pelecehan

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) NTT Iien Adriany status UPTD PPA menuntut pelayanan lebih baik dari P2TP2A.

“Jadi kalau UPTD maka benar-benar ada pejabat yang menjadi kepala yang mengawal dengan pasti dan diharapkan layanannya lebih baik,” jawab Iien saat diwawancarai di kantornya Jumat, 13 Oktober 2023.

Sekalipun begitu dalam pelaksanaan UPTD PPA tetap saja ada kendala dalam pelayanan. Misalnya, kata dia karena kekurangan psikolog atau psikiater dalam pendampingan langsung terhadap korban.

Baca juga : Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sekolah Naik 3 Tahun Terakhir

“Harapannya dalam tahun ini sudah bisa ada walaupun mungkin belum bisa optimal layanannya, misalnya ada kabupaten yang belum punya psikiater,” lanjut dia.

Kebutuhan psikiater bisa didatangkan langsung dari pihak provinsi atau secara daring, tetapi bisa juga didatangkan dari pusat tergantung dari ketersediaan anggaran yang ada.

Baca juga : Marak Kekerasan Online Berbasis Gender, Anak Korban Terbanyak

Misalnya kasus di Alor yaitu pencabulan oleh vikaris terhadap puluhan anak-anak beberapa waktu lalu dan sangat membutuhkan dampingan psikis. Psikiater ini yang didatangkan dari pusat.

“Tergantung kebutuhan, kalau memang kita tidak punya pakar itu kita minta pusat dan bisa mereka datang,” lanjut dia.

Untuk daerah yang masih dalam status P2TP2A sendiri adalah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Alor, Lembata, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Barat Daya dan Rote Ndao.

Baca juga : 5 Anak Korban Rabies Tutup Usia, Andai Segera Dicegah

Ia mengatakan tengah memproses daerah yang belum memiliki UPTD berkaitan dengan perizinan, juga sumber daya yang terlatih, bukan saja soal anggaran.

“Termasuk shelter-nya bagaimana kalau ada korban, terus sustainable anggaran dan segala macam,” ungkap dia. ****

Tags: #KadisDP3ANTT#kasusperempuandananak#P2TP2A#UPTPPANTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati