• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Muslihat Arisan Online, Wanita Ende Raup Rp 3,2 Miliar 

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Muslihat Arisan Online, Wanita Ende Raup Rp 3,2 Miliar 
0
SHARES
72
VIEWS

Kupang – Polres Ende menahan admin arisan online yang adalah seorang ibu rumah tangga sudah meraup Rp 3,2 miliar dari 52 anggota arisannya.

Pelaku bernama Fitriah alias Mbak Ve yang berusia 26 tahun itu menawarkan mekanisme arisan online lewat akun facebook bernama sultan arisan.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Para anggota dijanjikan mendapatkan 30 persen bunga setiap bulannya dari uang yang mereka setorkan.

Baca juga : Anak Kota Kupang Rentan Jadi Korban Kekerasan Online

Penyidik menyita dua buah handphone dan beberapa buku tabungan. Namun Fitriah tidak ingat pasti nominal uang masing-masing nasabah karena hanya bermodal chatingan dengan para korbannya.

“Ada 3 orang nasabah yang melaporkan dengan total kerugian sebesar Rp 60 juta,” ujar Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Yance Yauri Kadiaman dalam keterangannya, Jumat 20 Oktober 2023.

Salah satu korban yang enggan mengungkap identitasnya mengaku menyetor Rp 20 juta modal dan Rp 1 juta biaya administrasi.

Baca juga : Lansia Tak Tamat SD Tipu 653 Orang Jadi PNS dan Polisi

Awalnya ia mendapatkan bunga sebesar Rp 6 juta lalu menarik modalnya sebesar Rp 10 juta. Setelah hari ke-4 pasca profit pertama itu ia menambah setoran Rp 42 juta. Namun nahas tak ada penambahan bunga setelah itu.

Penyidik yang melakukan pemeriksaan juga menemukan saldo rekening pelaku sudah kosong sehingga uang nasabah tak dapat dikembalikan.

Pelaku ditangkap Rabu 18 Oktober 2023 di depan Gedung Golkar Kabupaten Ende Jalan Wirajaya, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah Kabupaten Ende.

Baca juga: Investasi Bodong Sekte Penghapus Utang Muncul di NTT

Tersangka ditahan di sel tahanan Polres Ende selama 20 hari ke depan dan dijerat pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

“Tersangka sudah ditahan dan dikenakan pasal penipuan dan penggelapan,” ujar mantan Kapolsek Kewapante Polres Sikka ini.

Kasus ini ditangani sesuai laporan polisi nomor LP/B/174/IX/2023/SPKT/Res Ende/Polda NTT, tanggal 27 September 2023. ***

Tags: #arisanonline#penipuanberkedokarisan#Penipuanonline#PolresEnde
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati