• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 26, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Gubernur NTT Bisa Usul Langsung Frans Seda Jadi Pahlawan Nasional di 2024

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Frans Seda (Dok Pemuda Katolik)

Frans Seda (Dok Pemuda Katolik)

0
SHARES
83
VIEWS

Kupang – Pengusulan nama Frans Seda sebagai pahlawan nasional di tahun 2024 bisa melalui rekomendasi langsung dari Gubernur NTT.

Rekomendasi langsung ini dikarenakan syarat-syarat yang diusulkan telah terpenuhi selama 2023 ini meskipun belum resmi ditetapkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yosef Rasi, mengatakan belum ada informasi lebih lanjut mengenai catatan apa yang harus dipenuhi.

Baca juga : Presiden Belum Setujui Frans Seda Jadi Pahlawan Nasional

Namun untuk dokumen yang sudah dikumpulkan, kata dia, telah lengkap secara administrasi, dokumentasi hukum dan karya dari Franciscus Xaverius Seda atau Frans Seda.

Seluruh berkas yang diperlukan sudah dimiliki tim penilai maka tahun depan hanya perlu rekomendasi pengusulan kembali dari gubernur.

“Sudah dipandang layak sehingga akan diusulkan kembali dalam bentuk rekomendasi Gubernur NTT bahwa calon pahlawan yang sudah kita usulkan ini kita rekomendasikan untuk tetap diproses,” sebut Yos saat dihubungi Kamis 9 November 2023.

Baca juga: Usulan Frans Seda Jadi Pahlawan Nasional Masih Dikaji

Nama Frans Seda harus terus diusulkan, kata Yos, agar bisa menjadi agenda nasional dan Pemda NTT tidak boleh stagnan atau diabaikan lagi.

“Tetap harus disusulkan karena kalau tidak nanti dianggap masyarakat atau dari daerah tidak membutuhkan orang ini untuk diproses sebagai pahlawan nasional,” tukasnya.

Sebagai unit pelaksana teknis, kata Yos, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi pengadministrasian untuk diusulkan lagi tahun depan.

Baca juga : Dokumen Usulan Frans Seda Sebagai Pahlawan Nasional Diterima Kemensos

“Sebagaimana juga di syarat yang harus dipenuhi itu paling terlambat di Maret tahun 2024, tidak boleh lebih dari 31 Maret,” sebutnya.

Nama Frans Seda memang pernah diusulkan sebagai pahlawan nasional pada 2012 lalu tetapi terkendala pada naskah akademik. Namun setelah itu tidak ada pengusulan lagi hingga 2023 ini.

Nama-nama yang akhirnya dikukuhkan Presiden Jokowi sebagai pahlawan nasional pun, tambah Yos, adalah para tokoh yang sejak lama direkomendasikan dan terus diusulkan daerahnya masing-masing hingga terakomodir tahun ini.

Baca juga : Sri Mulyani Kagumi Frans Seda, Konseptor Anggaran Berimbang APBN

Pahlawan nasional yang ditetapkan tahun ini ialah Ida Dewa Agung Jambe dari Bali, Bataha Santiago dari Sulawesi Utara, Mohammad Tabrani dari Jawa Timur, Ratu Kalinyamat dari Jawa Tengah, Kiai Haji Abdul Chalim dari Jawa Barat, dan Kiai Haji Ahmad Hanafiah dari Lampung. ****

Tags: #FransSeda#FransSedabelumjadipahlawan#GubernurNTT#GubernurNTTusulFransSedajadipahlawan#UsulFransSedajadipahlawannasional
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati