• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, April 27, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Akhir 2023, Realisasi Gaji PPPK di NTT Baru 16 Persen

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Akhir 2023, Realisasi Gaji PPPK di NTT Baru 16 Persen
0
SHARES
125
VIEWS

Kupang – Realisasi penggajian bagi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya 16 persen per 30 November 2023.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT menyebut ini realisasi yang paling sedikit di antara pos anggaran lainnya dalam Dana Alokasi Umum (DAU).

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Baca juga : Polisi, Guru, dan Korban TPPO dalam Film “Aku Rindu”

“Untuk penggajian PPPK yang masih cukup rendah. Itu hanya 16 persen masih dari antara keseluruhan pagunya,” tukas Edy Purwanto, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kantor Wilayah DJPb NTT.

Untuk pos DAU 2023 selain gaji PPPK, jelas Edy, rata-rata sudah mencapai 100 persen realisasinya seperti DAU Bidang Pekerjaan Umum dari alokasi Rp 594,88 miliar, DAU Bidang Kesehatan juga sudah 100 persen dari alokasi Rp 1,14 triliun, termasuk DAU Pendanaan Pendidikan yang Rp 1,72 triliun dan DAU Pendanaan Kelurahan Rp 65,40 miliar.

Baca juga : Ombudsman Soroti Akuntabilitas dan Komunikasi Pemprov NTT Terkait 1.345 Guru Honorer

Namun untuk DAU Block Grant sendiri, lanjut dia, baru 99,6 persen terealisasi atau Rp 9,020 triliun dari alokasi Rp 9,056 triliun.

Penyebab DAU Penggajian Formasi PPPK sangat rendah realisasinya dikarenakan penetapan surat melaksanakan tugas PPPK-nya baru dilakukan pada akhir triwulan II atau awal triwulan III 2023.

“Rata-rata penetapan SK-nya itu mengalami keterlambatan. Ada yang dari Agustus belum,” imbuh Edy lagi dalam pemaparannya di Hotel Harper Kupang, Kamis 7 Desember 2023.

Baca juga : Guru PPPK dan Caleg Padati RSJ Naimata Sejak Subuh 

Ia menyebut ada kabupaten yang mendapat alokasi dana PPPK tetapi tidak ada pengangkatan PPPK di tahun 2023. Demikian maka tidak bisa dilakukan penyaluran karena tak formasi yang diisi.

“Juga ada yang pemda-nya tidak memiliki formasi PPPK tapi ada alokasinya,” lanjutnya lagi.

Sebagai informasi, total seluruh anggaran DAU untuk NTT pada 2023 ini sebesar Rp 13,5 triliun dengan realisasi jelang akhir Desember ini mencapai 93,5 persen.

Baca juga : Anggota DPR Peringatkan Kadis Pendidikan NTT yang Ancam Guru Honorer Baca Petisi

Ia menjelaskan juga DAU diserahkan dalam bentuk yang ditentukan penggunaannya atau specific grant yaitu DAU Bidang Kesehatan, Bidang PU, Bidang Pendidikan, DAU Kelurahan dan DAU untuk gaji PPPK.

Sesuai amanat UU Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) mulai tahun 2023 DAU juga disalurkan sebagai block grant dan specific grant. ***

Tags: #DitjenPerbendaharaanNTT#DJPbNTT#GajiPPPK#PPPK#PPPKdiNTT#RealisasiGajiPPPK
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati