• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Polisi, Guru, dan Korban TPPO dalam Film “Aku Rindu”

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi upaya mendorong tokoh agama terlibat lawan TPPO di NTT (Okezone)

Ilustrasi upaya mendorong tokoh agama terlibat lawan TPPO di NTT (Okezone)

0
SHARES
41
VIEWS

Jakarta – Divisi Humas Polri mengajak wartawan untuk menonton bersama film inspiratif karya sineas Indonesia berjudul ‘Aku Rindu.’ Film berdurasi 90 menit ini mengisahkan kehidupan keluarga polisi di tengah masyarakat Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dihadapkan pada beragam persoalan.

Baca : Kemen PPA Kampanye ‘Dare to Speak Up’, AMMTC Sepakat Cegah TPPO

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Dalam film ini, anggota Polri menjadi pemecah berbagai permasalahan yang melibatkan akses pendidikan, ketersediaan obat-obatan, listrik, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah tersebut.

Kabag Mitra Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal, mengungkapkan, salah satu pesan dari film ini adalah bahwa personel Polri harus siap bertugas di mana pun, dan keluarganya harus mendukung tugas suaminya.

Baca : Aturan Justice Collaborator Digodok Agar Korban TPPO Mau Bersuara

“Mereka harus menjadi pemecah masalah yang dihadapi masyarakat,” kata Kamal yang dikutip dari dalam laman resmi humas.polri.go.id, Minggu (29/10/2023).

Film ‘Aku Rindu’ dibintangi oleh aktor ternama Samuel Rizal, yang berperan sebagai Banyu, seorang anggota Polri, dan Verlita Evelyn menjadi Lailani, istri Banyu.

Baca : Modus TPPO di NTT, Pakai Jerat Utang Hingga Rekrut Lewat Medsos

Sutradara Key Mangungsong mengisahkan perjuangan istri Lailani, seorang guru, yang ikut suaminya berdinas di wilayah Larantuka, Flores Timur, NTT. Di sana, Lailani asal Yogyakarta berjuang memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak dan membantu mereka meraih ijazah kesetaraan, sehingga mereka dapat mewujudkan cita-cita mereka.

Baca : Kementerian P3A dan KatongNTT Gelar Diskusi Publik Soal TPPO

Film ini juga menggambarkan situasi di wilayah yang rentan terhadap perdagangan orang, kesulitan akses obat-obatan, dan listrik yang terbatas. Kemudian, perjuangan Lailani dalam mengajar anak-anak dan upaya Kompol Banyu memburu pelaku TPPO menjadi fokus cerita.

Film ini mengungkapkan harapan Lailani yang dituangkan dalam tulisan tangan tentang kerinduannya terhadap anak muridnya, Omi, yang dipaksa menjadi imigran gelap di Malaysia.

Baca : Polda NTT Klaim Tak Ada Anggota Terlibat TPPO 4 Tahun Terakhir

Selain menampilkan kisah inspiratif kehidupan anggota Polri, film ini juga memanjakan penonton dengan sinematografi yang memperlihatkan keindahan alam NTT.

“Film ini ditujukan untuk memberikan penguatan kepada seluruh anggota Polri dan keluarganya, sehingga mereka siap dan didukung saat ditugaskan ke tempat jauh dengan segala risikonya,” ujar Kamal. [Anto]

Tags: #Aku Rindu#Polisi#tppo
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati