• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

ATSEA Gagas Program Kakap Merah di Laut Arafura dan Laut Timor

Survei Pengelolaan Perikanan Berbasis Ekosistem

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ATSEA Gagas Program Kakap Merah di Laut Arafura dan Laut Timor

Ilustrasi usaha perikanan. (Dok ATSEA)

0
SHARES
66
VIEWS

Jakarta – Proyek Arafura and Timor Seas Ecosystem Action Phase II (ATSEA-2) mendorong pengelolaan perikanan berbasis ekosistem (ecosystem approach to fisheries management/EAFM) kakap merah di Laut Arafura dan Laut Timor.

Dalam laman resminya yang dikutip Jumat (29/12/2023), ATSEA mengawali program tersebut dengan melakukan survei sebagai acuan. “Survei ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang isu-isu penting yang dipertimbangkan dalam penyusunan rencana EAFM kakap merah,” demikian ditulis ATSEA.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Baca : Gaet Perusahaan China, KKP Kembali Garap Udang Sumba Timur

Seperti diketahui, wilayah laut Arafura dan Timor (Arafura & Timor Sea/ATS) mendukung perikanan demersal yang kaya dan beragam untuk perikanan skala kecil dan komersil. Adapun program ATSEA meliputi empat negara mitra, yakni Australia, Indonesia, Papua Nugini dan Timor Leste.

Untuk menyusun rencana EAFM regional untuk perikanan kakap merah, ATSEA-2 menunjuk dan bermitra dengan Fishwell Consulting dan Starling Resources. Rencana EAFM ini akan menyediakan jalan bagi negara mitra ATS untuk meningkatkan tata kelola dan kondisi perikanan kakap merah.

Baca : “Pugar” Tingkatkan Produksi Garam, Perpres 126/2022 Belum Optimal di NTT

“Kami mengharapkan masukan dari pemangku kepentingan tentang cakupan optimal dan isu-isu penting yang akan dipertimbangkan dalam rencana EAFM regional kakap merah. Proses ini merupakan lanjutan dari pekerjaan ATSEA sebelumnya seperti Transboundary Diagnostic Analysis (TDA) dan Strategic Action Plan.,” demikian penjelasan ATSEA.

Dalam agenda The 5th Regional Steering Committee Meeting ATSEA-2 Project pada November 2023 lalu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar sudah menegaskan beberapa hal. Salah satunya adalah pengawasan implementasi penangkapan ikan terukur (PIT) berbasis kuota khususnya di WPPNRI 718 yang meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor bagian Timur, akan lebih ketat.

“Memang harus lebih ketat. Kita sangat memahami pentingnya kawasan ini, makanya dari mulai pengawasan, pengelolaan, sangat ketat nantinya. Ini tempat pemijahan juga,” katanya di sela-sela pertemuan ATSEA-2 Project di Jakarta.

WPPNRI 718 mempunyai peran strategis bagi Indonesia karena berbatasan langsung dengan tiga negara tetangga, yaitu Australia di selatan, Timor Leste di barat, dan Papua Nugini di timur.

Baca : Novilia, Pelaku UMKM di Oebelo Tertatih Cari Pasar Camilannya

ATSEA-2 telah memainkan peran penting dalam mendukung tata kelola kelautan dan perikanan. Selaras dengan Program Aksi Strategis (Strategic Action Programme/SAP) Regional dan Nasional ATS, program ini mengatasi isu lintas batas. ATSEA-2 adalah fase kedua dari program yang didanai oleh Global Environment Facility (GEF), dikelola dan dieksekusi di bawah United Nations Development Programme (UNDP). Adapun Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Resource Facility (PRF) adalah organisasi pelaksana. [Anto]

Tags: #ATSEA#Kakap Merah#PerikananLaut Timor
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati