• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Gunung Lewotobi Membara, Pengungsi Malah Kembali ke Rumah 

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gunung Lewotobi Membara, Pengungsi Malah Kembali ke Rumah 
0
SHARES
68
VIEWS

Kupang – Lontaran lava, gempa dan aktivitas magma dari Gunung Lewotobi Laki-laki makin intensif hingga 16 Januari 2024. Gunung api di Kabupaten Flores Timur (Flotim) NTT ini juga mengalami guguran awan panas.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga telah mengeluarkan rekomendasi terbaru perubahan jarak aman terhadap gunung yang sudah berstatus Awas atau Level IV ini.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Namun begitu ada masyarakat yang diketahui pulang ke rumah mereka lagi. Data pengungsi yang ada di tenda pengungsian, rumah warga dan fasilitas umum menunjukkan penurunan sebanyak 389 jiwa.

Baca juga : Korban Erupsi Lewotobi Capai 7.015 Jiwa Versi Data ASEAN

PVMBG sudah melarang masyarakat beraktivitas dalam radius 5 kilometer (km) dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki serta sektoral 6 km pada arah utara – timur laut.

Dalam laporan PVMBG per 16 Januari diketahui tinggi kolom erupsi mencapai 600 meter dengan terjadinya guguran lava pijar ke arah barat daya – barat sejauh 2 km.

Kegempaan yang signifikan juga terjadi yaitu 13 kali Gempa Awan Panas Guguran, 108 Gempa Letusan, 92 kali Gempa Guguran, 172 kali Gempa Low Frequency, 10 kali Gempa Tremor Harmonik, dan 1 kali Gempa Vulkanik Dalam.

Baca juga : Letusan, Gempa dan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi, 3 Desa Dikosongkan

Gempa low frequency juga meningkat signifikan yang menunjukkan pergerakan magma ke permukaan yang semakin intensif dalam waktu yang cukup singkat.

Berdasarkan laporan jumlah pengungsi, dari 6.568 jiwa per Minggu 14 Januari menjadi 6.489 jiwa per Senin 15 Januari. Jumlah pengungsi juga kembali turun pada Selasa 16 Januari menjadi 6.179 jiwa.

Menurut Pos Data dan Informasi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki ada pengungsi yang telah kembali ke rumah dan dilakukan pembaharuan data.

Baca juga : 3.982 Gempa Menerjang NTT Selama 2022

Berdasarkan identifikasi data lapangan di Posko Wulanggitang diketahui 37 jiwa di SDI Boru sudah kembali ke rumah mereka di Desa Hokeng Jaya.

Menurut Kadis Kominfo Flotim, Hironimus Lamawuran, Desa Hokeng Jaya sebenarnya termasuk desa yang rawan atau masuk dalam zona merah. Desa terkategori rawan ini pun Desa Klatanlo, Nawokote, Dulipali, Nobo, dan Nurabelen.

Sebelumnya warga Desa Riang Rita juga dievakuasi ke Posko Konga. Data per 16 Januari 2024 pukul 06.00 WITA mencatat adanya 1.951 jiwa yang diungsikan namun pukul 18.00 WITA jumlahnya berkurang menjadi 1.665 jiwa.

Baca juga : Pengungsi Lewotobi Derita 15 Penyakit, Tertinggi ISPA

Ada pun data pengungsi di Desa Bokang Wolomatang setelah dieavakuasi dari Desa Riang Rita juga belum terakomodir.

Menurut Hironimus warga nekat meninggalkan lokasi pengungsian dengan alasan terlalu lama meninggalkan rumah, perkebunan, hingga peternakan miliknya.

Pelaksana tugas (Plt) Kalak BPBD Kabupaten Flores Timur, Achmad Duli, sendiri belum memberi keterangannya terkait hal ini saat dihubungi.

“Ada sementara rapat,” jawabnya melalui sambungan telepon, Rabu 17 Januari 2024. ***

Tags: #AnakPengungsiLewotobi#PengungsiLewotobi#PengungsiLewotobipulangkeruma#PengungsiLewotobitinggalkanposko
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati