• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Tewasnya Ibu dan Bayi Yang Baru Lahir, RSUD Larantuka Buka Suara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tewasnya Ibu dan Bayi Yang Baru Lahir, RSUD Larantuka Buka Suara
0
SHARES
150
VIEWS

Kupang – Novi Uba Soge mengalami pendarahan hebat usai melahirkan bayi yang tak bernyawa. Pendarahan pasca bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hendrikus Fernandez Larantuka ini membuat Novi ikut menghembuskan nafas terakhir.

Kematian ibu dan anak asal Desa Muda, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Sabtu 16 Maret 2024 ini mengundang perhatian. Penilaian keluarga akan kelalaian petugas medis pun telah tersiar ke berbagai media sosial.

BacaJuga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

19 Februari 2026

Baca juga : Ayah di Kupang Hamili Anak Tiri, Dipolisikan Sang Ibu

Menurut keluarga, Novi dirujuk dari Puskesmas Lambunga, Pulau Adonara, untuk melakukan operasi persalinan ke rumah sakit itu. Rujukan itu dilakukan Kamis 14 Maret 2024 namun operasi tak kunjung dilakukan pihak rumah sakit.

Guru sekolah dasar ini malah disuntik perangsang untuk melahirkan. Anak yang lahir pun tak bernyawa dan Novi mengalami pendarahan. Ia dilarikan ke ruang bedah namun nyawanya sudah tak tertolong sebelum mendapat penanganan.

Ibu dan anak ini akhirnya dikuburkan bersama di kampung halaman mereka di Pulau Adonara, Minggu kemarin, 17 Maret 2024.

Baca juga : Kisah Warga Adonara Lolos dari Jeratan Perdagangan Orang di Medan

Keluarga menilai pihak rumah sakit terkesan memaksa Novi untuk melahirkan secara normal hingga berujung kematian.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka, Paulus Lameng, audit akan dilakukan menanggapi dugaan tersebut.

“Seperti informasi yang kami bagikan sebelumnya ke beberapa media pers, kami akan melakukan audit terlebih dahulu, sebelum kami memberikan informasi resmi,” jawabnya Senin 18 Maret 2024.

Baca juga : Lama Hilang Kontak, Warga Rote Sebulan Lebih Meninggal di Malaysia

Ia belum bisa memastikan kapan audit ini dimulai dan berlangsung berapa lama karena masih dikoordinasikan dengan dinas kesehatan (dinkes) setempat.

“Waktu dan lokasi audit, sedang kami koordinasikan dengan dinkes,” tambahnya.

Selanjutnya soal publikasi hasil audit terhadap perkara ini pun menurutnya akan diatur kemudian setelah hasilnya ada.

“Menunggu info selanjutnya ya pak, yang pasti akan kami laksanakan sesuai aturan perundangan yang berlaku,” tanggapnya. ***

Tags: #ibudanbayimeninggal#ibumeninggalsaatbersalin#kematianibudanbayi#RSUDLarantuka
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Sewindu Komunitas Lakoat Kujawas, Jatuh Bangun Melestarikan Budaya Mollo

by Yanti Mesak
19 Februari 2026
0

Komunitas Lakoat Kujawas adalah salah satu komunitas yang berada di Desa Taiftop, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati