• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Ancaman Meningkat di NTT, Satgas Rabies Pemerintahan Jokowi Ditunggu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ancaman Meningkat di NTT, Satgas Rabies Pemerintahan Jokowi Ditunggu

Rapat Koordinasi Tingkat Menteri membahas rabies NTT di Jakarta, pada Selasa (21/11/2023) lalu. (Dok Kemenko PMK)

0
SHARES
45
VIEWS

Jakarta – Ancaman rabies di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak pernah berakhir, bahkan cenderung meningkat. Sehari setelah Pemerintah Kabupaten Sikka menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) rabies di wilayah tersebut, seorang bocah di Kecamatan Noemuti Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), meninggal dunia akibat rabies.

“Kabupaten Sikka masuk klaster KLB,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus seperti ditulis Antara.

BacaJuga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

13 Agustus 2026
Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

3 Juli 2026

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka bulan Januari hingga 19 Maret 2024 mencatat jumlah kematian karena rabies sebanyak dua kasus (dua orang) dari total jumlah gigitan pada 510 orang. Selanjutnya ada 15 spesimen otak hewan pembawa rabies (HPR) yakni anjing yang dinyatakan positif rabies dari 19 spesimen yang diuji pada periode yang sama.

Baca : Strategi Bhutan Sterilisasi dan Vaksin Rabies Seluruh Anjing Jalanan, NTT Kapan?

“Telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai KLB karena kasus gigitan naik bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” kata dia.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sikka Margaretha Bapa, Kamis (21/3/2024), mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gigitan hewan penular rabies terutama anjing. Imbauan kewaspadaan dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk diteruskan para camat, lurah, dan kepala desa kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Secara terpisah, seorang bocah bernama Agustinus Meol (11) asal Usapi Baanfanu, Desa Manikin, Noemuti Timur, TTU, meninggal dunia. Korban diduga tertular rabies dan tutup usia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, kemarin.

Baca : Prof (Em) Dorodjatun: Optimalkan Potensi Laut Timor untuk Kesejahteraan

Terkait wabah rabies di NTT, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) telah menetapkan status penanggulangan dalam keadaan tertentu sebagai dasar penetapan kejadian luar biasa dan darurat rabies di Provinsi NTT.

“BNPB segera membentuk Satgas terpadu penanganan darurat rabies di NTT atas permohonan Gubernur NTT,” ujarnya usai memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Muhadjir menyampaikan, untuk mencegah penularan rabies yang lebih masif, pemerintah melakukan pendekatan kuratif dengan mengincar vaksinasi langsung kepada hewan yang berpotensi membawa penyakit rabies terutama anjing.

Baca : Target Vaksinasi Rabies di NTT 70 Persen, Kesadaran Masyarakat Rendah

Menko PMK menyampaikan, BNPB akan menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) untuk mendukung operasional satgas penanganan dan penanganan rabies, termasuk penambahan vaksin dan peralatan vaksin rabies. Seperti ditulis dalam laman kemenkopmk.go.id, pemanfaatan DSP untuk vaksinasi rabies akan melalui koordinasi pusat Satgas Terpadu dengan melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan juga pemerintah daerah.

Dari pantauan KatongNTT.com, belum banyak tindak lanjut dari berbagai rancangan pemerintah pusat tersebut. Agenda terkait implementasi Satgas Rabies tersebut berupa kunjungan kepada beberapa wilayah di NTT, termasuk di TTU dan TTS. [Anto]

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Hotel Sasando International (Dok.KatongNTT)

Setengah Hati Merawat Hotel Sasando

by Rita Hasugian
13 Agustus 2026
0

KatongNTT – Suara Johanes Tenggas, 50 tahun datar menjawab pertanyaan tim transisi dari PT Flobamor, BUMD Provinsi NTT pada Senin,...

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
3 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati