• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Prof (Em) Dorodjatun: Optimalkan Potensi Laut Timor untuk Kesejahteraan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Prof (Em) Dorodjatun: Optimalkan Potensi Laut Timor untuk Kesejahteraan

Ferdi Tanoni (kiri) dan Prof Dorodjatun Kuntjoro-Jakti.

0
SHARES
65
VIEWS

Jakarta – Potensi dan sumber daya alam Laut Timor perlu dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini didukung dengan posisi kawasan perairan selatan NTT, termasuk Laut Timor, yang sangat strategis.

Hal itu disampaikan pakar ekonomi dan guru besar (Emiritus) Universitas Indonesia (UI) Dorodjatun Kuntjoro-Jakti dalam pertemuan dengan jajaran pengurus Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) di kediamannya kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, akhir pekan lalu.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Baca : 12 Pengelola Media Lokal dan Segmentasi Bahas Peluang dan Strategi Bisnis

Dikatakan, potensi perairan tersebut bisa dioptimalkan untuk ketersediaan energi dan juga pengolahan sumber daya alamnya. Dari sisi geopolitik, letak perairan di NTT cukup strategis karena menjadi lalu lintas Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

“Bukan saja potensi perikanan tetapi juga sarana pendukung terkait logistik, transportasi, dan sumber energi. Dari Australia mau ke China kan pasti melalui perairan di wilayahmu (NTT, red),” ujar mantan Menteri Koordinator Perekonomian pada Kabinet Gotong Royong pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Baca : Korban Montara Bingung, Ketua Pengadilan Federal Australia Harus Turun Tangan

Seperti diketahui, ALKI adalah alur terbuka yang ditetapkan pemerintah Indonesia untuk dilalui kapal-kapal asing yang melintasi wilayah laut Indonesia berdasarkan konvensi hukum laut internasional. ALKI ditetapkan untuk menghubungkan dua perairan bebas, yaitu Samudra Pasifik di utara, dan Samudra Hindia di selatan Indonesia.

Semua kapal dan pesawat udara asing yang hendak melintas ke utara atau ke selatan harus melalui alur laut yang telah ditetapkan. Indonesia membagi dalam beberapa ALKI dan ada yang melintasi perairan selatan NTT.

Terkait dengan Laut Timor, Dorodjatun memberikan apresiasi atas perjuangan YPTB atas berbagai upaya dan advokasi bagi masayarakat NTT, termasuk dalam Tragedi Montara.

“Saya ikuti berbagai langkah Pak Ferdi yang sangat konsisten. Ini perlu diketahui banyak pihak dan diwariskan kepada generasi muda. Kita perlu mendorong dituntaskannya persoalan Montara dan Laut Timor,” ujar Dorodjatun.

Dia secara khusus mendorong YPTB semakin banyak berkiprah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.

Ferdi menyebutkan kehadirannya di Jakarta dalam rangka mempercepat koordinasi dengan pemerintah, terutama dengan Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Marves yang telah membentuk The Montara Task Force (Gugus Tugas Montara).

“Sesuai Pak Dorodjatun, maka kami segera berkoordinasi karena tidak lama lagi akan ada pergantian anggota kabinet,” ujar Ferdi. [Anto]

Tags: ALKIMontaraYPTB
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati