• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Inspirator

Meneladani Universitas Muhammadiyah Kupang dalam Merawat Toleransi

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Inspirator
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rektor Universitas Muahmmadiyah Kupang, NTT Zainur Wula (Fandi-KatongNTT.com)

Rektor Universitas Muahmmadiyah Kupang, NTT Zainur Wula (Fandi-KatongNTT.com)

0
SHARES
329
VIEWS

Kupang – Universitas Muhammadiyah berdiri sebagai perguruan tinggi swasta di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 1987. Walau kampus ini didirikan Muhammadiyah, organisasi masyarakat Muslim,  namun  70 persen mahasiswanya non-Muslim.

Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang,  Zainur Wula,  kampus yang sudah dia pimpin selama 6 tahun tidak pernah bertindak diskriminatif terhadap mahasiswa

BacaJuga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

15 Mei 2025
Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

18 Oktober 2024

“Pendidikan mengandung nilai universal sehingga tidak ada sekat-sekat suku,agama,ras dan golongan,” kata  Zainur dalam wawancara khusus dengan KatongNTTcom di ruang kerjanya,  Rabu, 23 November 2022.

Baca juga: Tanpa Keberagaman Indonesia Tidak Ada

Bukan hanya mahasiswa non-muslim saja ada di kampus Muhammadiyah ini, ujar Zainur, namun juga beberapa dosen juga non-muslim.

“Kami saling bahu-membahu membangun lembaga ini. Demi meningkatkan mutu pendidikan,” tuturnya.

Dengan fakta ini, menurut Sosiolog ini, nilai toleransi tertanam sejak lembaga ini didirikan. Menurut Zainur, toleransi itu merupakan kebutuhan dasar manusia. Sehingga  toleransi semestinya tidak dipaksakan untuk diterapkan.

“Bagi saya toleransi itu sebagai kebutuhan,  jadi bukan dipaksakan,” ujar Zainur menegaskan.

Suasana di Universitas Muhammadiyah Kupang, NTT pada Rabu, 23 November 2022.  (Fandi-KatongNTT.com)
Suasana di Universitas Muhammadiyah Kupang, NTT pada Rabu, 23 November 2022. (Fandi-KatongNTT.com)

Jauh sebelum UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebut  toleransi di dunia pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang malah sudah lama menerapkannya.

Baca juga: Menembus Sekat Beragama pada Pesparani di NTT

Zainur kemudian memberikan satu contoh lagi tentang toleransi di kampus Muhammadinya. Dia menjelaskan, mahasiswa non-muslim diberi kebebasan untuk menjalankan kegiatan kerohanian. Kegiatan rohani berlangsung di dalam kampus  berlokasi di Kelurahan Kayu Putih, Kupang .

Lexi Naitio, Ketua Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) membenarkan penjelasan Rektor Zainur. Rektor, ujarnya mendukung pembentukan KMK  di Universitas Muhammadiyah Kupang, KMK bebas menjalankan kegiatan kerohanian mahasiswa.

“Dari awal bentuk KMK rektor dukung kegiatan kerohanian di kampus. Juga tidak pernah ada larangan sama sekali,” ujar Lexie kepada KatongNTT, Jumat, 25 November 2022.

Baca juga: Agama dan Budaya: Wahana Cinta dan Persaudaraan Nasional

Untuk mahasiswa Muslim pun, Zainur memberikan kebebasan dalam mengenakan atau tidak mengenakan pakaian muslim seperti jilbab, hijab atau kerudung.  Hal itu dinilai sebagai kebebasan hakiki mahasiswa.

“Sejak saya menjadi rektor di Universitas Muhammadiyah Kupang saya tidak pernah membuat aturan dalam berjilbab atau apapun. Oleh karena itu merupakan kebebasan mereka,” pungkas  Zainur, penyuka olah raga badminton. (Fandi)

Tags: #KeluargaMahasiswaKatolik#MuslimNTT#NTT#RektorUniversitasMuhammadiyahKupang#ToleransiBeragama#UniversitasMuhammadiyahKupang#UUSistemPendidikanNasional#ZainurWula
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

by PriyaHusada
15 Mei 2025
0

Dari laboratorium sunyi di Brasil, Hungria memimpin revolusi pertanian yang tak hanya menyelamatkan petani, tapi juga membuka jalan bagi cara...

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

by KatongNTT
18 Oktober 2024
0

Ruteng – Berbagai suku cadang sepeda motor terpajang apik di rak kayu di bengkel yang terletak persis di sisi barat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati