• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis Agribisnis

Sektor Perikanan di Lembata Belum Dioptimalkan, Potensinya Rp 70 Triliun

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Agribisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Keseharian nelayan di Kabupaten Lembata Provinsi NTT (Oxfam Indonesia)

Keseharian nelayan di Kabupaten Lembata Provinsi NTT (Oxfam Indonesia)

0
SHARES
205
VIEWS

Lembata – Potensi perikanan yang besar di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum dimanfaatkan secara maksimal. Langkah yang sedang diupayakan untuk memanfaatkan pontesi perikanan di Lembata adalah membangun pabrik es. Keberadaan pabrik es ini untuk mendukung aktivitas para nelayan.

Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa menjelaskan hal itu seperti dikutip KatongNT  dari laman resmi lembatakab.go.id.

BacaJuga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024
Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

30 Mei 2024

Marsianus berbicara di hadapan ratusan peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah 2024 di Kecamatan Lembatuka, Jumat, 17 Februari 2023.

Marsianus mengatakan potensi perikanan di Lembata diabaikan. Tidak ada satupun investor yang dapat membantu masyarakat meningkatkan pendapatan dari sektor kelautan.

Baca juga: Pendapatan Petani di NTT Terbesar dari Peternakan dan Perikanan

“Memang Lembata ini miliki potensi terbesar di perikanan, tetapi kita sedikit mengabaikan potensi ini”, kata Marsianus.

Untuk itu, Marsianus berupaya agar ada investor yang mau berusaha di Lembata. Salah satunya dengan mengupayakan pabrik es dan tempat penampungan ikan yang bagus untuk menampung dan memasarkan hasil tangkapan nelayan.

“Saya sudah mencari, mudah-mudahan bisa dibangun tahun ini pabrik es di Balauring di atas tanah yang direklamasi. Karena memang kita disini potensi ikannya luar biasa,” ujarnya.

Besarnya potensi perikanan di Kabupaten Lembata dan Kabupaten Flores Timur ini pernah disinggung Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada September 2022 . Dia mengatakan, kawasan itu memiliki potensi menghasilkan pemasukan hingga Rp 70 trilun dari sektor kelautan dan perikanan.

Baca juga: Sumba Timur Bakal Miliki Tambak Udang Modern Serap 5.000 Tenaga Kerja

“Lembata dan Flores Timur akan terbang tinggi. Wilayah dengan penangkapan perikanan terukur, Lembata dan Flores Timur masuk dalam desain itu. Rp 70 triliun ini uang besar ini,” kata Viktor saat membuka rapat kerja daerah tersebut.

Dia menjelaskan, kedua kabupaten ini bisa menjadi lumbung ikan nasional selain Laut Arafura dan Banda. Desain Kementerian Perikanan RI, salah satu titik lumbung perikanan Indonesia adalah dua wilayah ini.

Viktor pernah berjanji akan menindaklanjuti rencana pengembangan kawasan tersebut dan membutuhkan kerja sama berbagai pihak. [K-02]

Tags: #Investor#KabupatenFloresTimur#KabupatenLembata#Lumbungikannasional#NelayanNTT#PabriEs#Perikanan
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

by Tim Redaksi
30 Mei 2024
0

Ekspor rumput laut NTT ini memang minim sejak ekspor perdana pada 2019 lalu sebesar 25 ton Alkali Treated Cottonii (ATC)...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati