• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, Maret 9, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pemilu 2024

Bawaslu RI Wanti-wanti Malaka dan Alor Rawan Konflik SARA 

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Pemilu 2024, Pilihan Editor
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bawaslu RI Wanti-wanti Malaka dan Alor Rawan Konflik SARA 
0
SHARES
74
VIEWS
  1. Kupang – Bawaslu RI mengingatkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta stakeholder terkait potensi rawan konflik suku, agama, rasa dan antargolongan (SARA) di Kabupaten Malaka dan Alor.

Koordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu RI, Lolly Suhenty, mengatakan ini di Hotel Harper Kota Kupang, Sabtu 14 Oktober 2023.

“Isu SARA di NTT itu (kategori) rawan sedang tapi begitu masuk Malaka, masuk Alor sudah rawan tinggi,” tukasnya.

BacaJuga

Marselianus, ayah dari siswa SMPN 8 Kota Kupang yang dirawat di UGD SK Lerik.

Keracunan Massal di SMPN 8 Kota Kupang: Sayur Basi, Rendang Berjamur

28 Juli 2025
Bundaran Tirosa, ikon Kota Kupang, menjadi tempat berkumpul orang-orang muda di NTT. (Novi/KatongNTT)

Kesaksian Generasi Cemas di NTT: Upah Murah, Jam Kerja Panjang, Sarjana Susah Cari Kerja

14 Juli 2025

Baca juga : Riset Bawaslu, Malaka Paling Rawan Konflik di Indonesia

NTT diakuinya dikenal sebagai Nusa Terindah Toleransi, kata Lolly, akan tetapi dalam riset Bawaslu diketahui 2 daerah ini rawan konflik SARA dalam pemilu 2024.

Riset ini diterbitkan dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tahun 2024 yang telah diturunkan pula ke Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

“NTT sebagai peletak dasar toleransi saja punya potensi kerawanan tinggi apalagi bagi daerah yang tidak toleran, atau belum toleran,” tukasnya dalam Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan dan Persiapan Pengawasan Kampanye Pemilu 2024 itu.

Baca juga : KPU NTT Tunggu Surat Undur Diri Bupati Hingga Polisi

Rapat itu dihadiri 668 peserta dari Bawaslu seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia terkhususnya divisi pencegahan, partisipasi dan dukungan masyarakat dan juga divisi penanganan pelanggaran.

Untuk itu ia meminta petugas Bawaslu di seluruh wilayah dapat memitigasi risiko, memastikan informasi terkait kerawanan, juga mempunyai langkah menangani masalah.

Selain isu SARA, ia juga menyinggung soal politik uang di NTT yang ada dalam kategori rawan sedang. Namun berdasarkan agregat kabupaten/kota, NTT masuk dalam 20 provinsi rawan tinggi dari 28 provinsi.

Baca juga : Mantan Napi Daftar Bacaleg NTT Gunakan Berkas Bebas Pidana

Ia mengatakan dari 38 provinsi, NTT masuk dalam posisi 20 provinsi rawan tinggi berdasarkan peristiwa yang terjadi di kabupaten/kota.

“Artinya politik uang sangat mungkin terjadi di NTT dan kita harus punya cara mengantisipasi,” pungkasnya. ****

Tags: #BawasluNTT#BawasluRI#MalakaAlorrawankonflikSARA#pemilu2024#PemiluNTTrawan
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Marselianus, ayah dari siswa SMPN 8 Kota Kupang yang dirawat di UGD SK Lerik.

Keracunan Massal di SMPN 8 Kota Kupang: Sayur Basi, Rendang Berjamur

by Rita Hasugian
28 Juli 2025
0

Kupang – Gionino, siswa kelas 7 SMP Negeri 8 Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengungkapkan, sajian makan bergizi gratis...

Bundaran Tirosa, ikon Kota Kupang, menjadi tempat berkumpul orang-orang muda di NTT. (Novi/KatongNTT)

Kesaksian Generasi Cemas di NTT: Upah Murah, Jam Kerja Panjang, Sarjana Susah Cari Kerja

by KatongNTT
14 Juli 2025
0

Setelah lulus SMA di Niki-Niki, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Rita—bukan nama sebenarnya—memutuskan merantau ke Kota Kupang. Tidak ada lapangan kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati