Jadi ‘Ipar Orang Timor’, Bupati Ajak Warga Flobamora Bangun Teluk Wondama

Bupati Mambor bersama Wakil Bupati Andarias Kayukatuy dan Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Daerah Wondama Adrian Worengga sebelumnya dikukuhkan menjadi ‘Ipar Orang Timor’ di Teluk Wondama.

Peta Kabupaten Teluk Wondana di Papua Barat

Peta Kabupaten Teluk Wondana di Papua Barat

Wasior – Bupati Teluk Wondama, Papua Barat Hendrik Mambor mengajak warga Kerukunan Flobamora asal Nusa Tenggara Timur (NTT)agar ikut berkontribusi membangun Kabupaten Teluk Wondama.

Bupati Hendrik Mambor di Wasior, Senin (12/12/2022), mengatakan dukungan dan peran aktif semua komponen masyarakat sangat dibutuhkan. Hal ini untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan bisa berjalan baik.

“Warga Flobamora dan juga semua suku-suku lainnya telah memberikan kontribusi bagi daerah kami. Saya mengajak mari terus memberikan dukungan agar Kabupaten Teluk Wondama bisa menjadi lebih baik lagi. Semua harus memberikan dukungan karena Wondama ini adalah rumah kita bersama,” kata Mambor.

Baca juga: Papua Barat Daya Butuh 1.053 ASN, Peluang untuk Warga NTT

Bupati Mambor bersama Wakil Bupati Andarias Kayukatuy dan Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Daerah Wondama Adrian Worengga sebelumnya dikukuhkan menjadi ‘Ipar Orang Timor’ di Teluk Wondama. Acara ini bertepatan dengan pelantikan pengurus Perkumpulan Rumah Besar Flobamora Kabupaten Teluk Wondama periode 2022-2025 di Wasior, Sabtu (10/12).

Pengukuhan ketiga tokoh Teluk Wondama sebagai ‘Ipar Orang Timor’ di Wondama’ ditandai dengan pemasangan topi Ti’i Langga (topi khas orang Pulau Rote-NTT). Pakaian adat NTT juga diberikan kepada Bupati Mambor dan isteri serta Ketua DAP Wondama Adrian Worengga. Sedangkan Wabup Andarias Kayukatuy berhalangan hadir lantaran berdinas di luar daerah.

Bupati Mambor mengatakan dalam kebiasaan adat orang Wondama, ipar dan kemenakan mendapatkan posisi tinggi dalam strata sosial.

“Ibarat rumah, ipar dan kemenakan itu adalah atapnya. Jadi terima kasih sekali atas pemberian gelar ipar bagi kami bertiga,” katanya seperti dilansir Antara.

Adapun pengurus Perkumpulan Rumah Besar Flobamora Kabupaten Teluk Wondama periode 2022-2025 dipimpin Laurensius Langodai. Laurensius adalah seorang purnawirawan Polri yang sudah lama bertugas di daerah itu.

Baca juga: Kaimana-Papua Barat Siapkan Master Plan Pertanian dan Perikanan

Pelantikan pengurus daerah yang menaungi warga asal NTT itu dilakukan Ketua Flobamora Provinsi Papua Barat, Clinton Tallo.

Clinton mengajak warga Flobamora Teluk Wondama terus membangun hubungan baik dengan seluruh komponen masyarakat. Warga Flobamora diminta untuk tetap mengedepankan penghormataan kepada masyarakat asli Teluk Wondama sebagai tuan rumah.

“Kita sebagai orang perantau yang datang mencari nafkah di tempat ini, kita harus menghormati saudara-saudara kita orang asli di tempat ini. Warga Flobamora juga harus membantu pemerintah daerah untuk membuat Teluk Wondama lebih maju dan sejahtera,” pesan Clinton.

Baca juga: NTT Provinsi Termiskin Ketiga di Indonesia

Laurensius yang juga Ketua Flobamora Teluk Wondama menyebut pengukuhan ketiga tokoh Teluk Wondama sebagai ‘Ipar Orang Timor di Teluk Wondama’ merupakan bentuk penghormatan.  Selain itu, sebagai penghargaan warga Flobamora kepada orang asli Teluk Wondama.

“Ini juga sebagai tanda terima kasih kami kepada seluruh masyarakat asli Wondama yang telah menerima dengan tangan terbuka orang-orang dari luar Papua, termasuk kami warga NTT untuk hidup bersama di tempat ini,” kata Langodai. [K-02]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *