• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Inspirator

14 Media Alternatif Perempuan Sepakat Memperjuangkan Teknologi Digital Inklusif

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Inspirator
Reading Time: 3 mins read
A A
0
14 Media alternatif Perempuan dalam memperingati Intrenational Women's Day pada 8 Maret 2023. (Konde.co)

14 Media alternatif Perempuan dalam memperingati Intrenational Women's Day pada 8 Maret 2023. (Konde.co)

0
SHARES
55
VIEWS

Kupang  – Sebanyak 14 media alternatif perempuan dari berbagai wilayah di Indonesia sepakat bersekutu untuk memperjuangkan media dan teknologi digital yang ramah gender serta inklusif pada Hari Perempuan Internasional, 8 Maret 2023.

Keempat belas media alternatif perempuan adalah Konde.co, Bincang Perempuan, Digitalmama.id, JalaStoria.id, Jurnal Perempuan, KatongNTT, LivE Bengkulu, Perempuan Berkabar, Perempuan Berkisah, Srikandi Lintas Iman, Suluh Perempuan, Tentangpuan, Mubadalah, dan Femini.id.

BacaJuga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

15 Mei 2025
Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

18 Oktober 2024

Media alternatif perempuan tersebut berlokasi  di antaranya Aceh, Bengkulu, Jakarta, Bandung, hingga Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Saatnya Media Perempuan Berkolaborasi Menjawab Tantangan dan Hambatan

Dalam peringatan International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional 2023, Badan PBB untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, UN Women, mengambil tema DigitALL: inovasi dan teknologi untuk kesetaraan gender. Tema ini dipilih karena masih banyak  kesenjangan gender dalam teknologi. Oleh karena itu, media-media alternatif perempuan menilai kemajuan teknologi digital semestinya inklusif.

Berikut pernyataan 14 media alternatif perempuan dalam memperingati Hari Perempuan Internasional tahun ini:

Kami lahir dari keprihatinan terhadap konten-konten isu perempuan di media yang belum dianggap penting dan diberitakan sensional, serta kebijakan yang belum ramah gender dan inklusif. Kami percaya digitalisasi yang inklusif akan membawa perubahan pada posisi perempuan yang lebih baik, termasuk di media.

Kami bersepakat untuk memperjuangkan:
1. Teknologi yang inklusif dan non-diskriminatif
2. Konten media berperspektif gender dan inklusif
3. Ruang redaksi yang ramah gender dan kesejahteraan jurnalis
4. Stop segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan sensasionalisme terhadap perempuan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KatongNTT Com (@katongntt_com)

Baca juga: Mitos dan Tafsir Kitab Suci Picu Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan di NTT

Perjuangan tersebut dilakukan media-media alternatif perempuan di tengah berbagai tantangan internal di antaranya memperluas pembaca, krisis finansial, hingga pentingnya perbaikan managemen. Perjuangan dan tantangan itu menguatkan kebutuhan kolaborasi antara sesama media perempuan.

Saat ini ke-14 media alternatif perempuan tersebut berkumpul dan sepakat untuk berkolaborasi dalam berbagai aspek.  Sehingga media-media alternatif perempuan dapat berkelanjutan dan kuat menghadapi berbagai ancaman di masa depan. *****

 

 

 

Tags: #Digitall#EmbraceEquity#HariPerempuanInternasional#InternationalWomenday#IWD2023#Jurnalisperempuan#Mediakolaborasi#Teknologidigital
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

by PriyaHusada
15 Mei 2025
0

Dari laboratorium sunyi di Brasil, Hungria memimpin revolusi pertanian yang tak hanya menyelamatkan petani, tapi juga membuka jalan bagi cara...

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

by KatongNTT
18 Oktober 2024
0

Ruteng – Berbagai suku cadang sepeda motor terpajang apik di rak kayu di bengkel yang terletak persis di sisi barat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati