• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis Agribisnis

Investasi Tambak Udang Rp 2,25 Triliun di Sumbawa Tersendat, Waspada untuk Sumba Timur

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Agribisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Denah Tambak Udang Modern di Sumba Timur

Denah dan rencana tambak udang modern di Sumba Timur. (Ist)

0
SHARES
159
VIEWS

Jakarta – Rencana pemerintah mendorong investasi udang senilai Rp 2,25 triliun di Sumbawa-Nusa Tenggara Barat (NTB) belum juga terealisasi .Kondisi yang sama jangan sampai terjadi juga di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasil survei yang sudah dilakukan perlu dibuka dan Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama pemerintah daerah perlu melakukan berbagai terobosan.

BacaJuga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024
Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

30 Mei 2024

Informasi yang dikumpulkan KatongNTT.com, Senin, 27 Februari 2023, menyebutkan investasi udang di Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, NTB ditargetkan terealisasi pertengahan 2022. Namun, belum ada tanda-tanda dimulainya aktivitas tersebut. Sedangkan di Sumba Timur, sudah ada tim survei melakukan kajian kelayakan usaha udang.

Baca juga: Sumba Timur Bakal Miliki Tambak Udang Modern Serap 5.000 Tenaga Kerja

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Moyo Utara pada Maret 2022 guna melihat potensi udang. Pengembangan udang di Sumbawa dan Sumba Timur merupakan bagian dari upaya mendukung capaian target produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton pada 2024. Udang memiliki peluang ekspor yang besar dengan nilai pasar dunia sekitar US$ 28 miliar pada tahun 2021.

Praktisi budidaya udang di Labuan Bajo, Angelus Nainggalas, menjelaskan kajian secara komprehensif perlu dilakukan. Kajian ini untuk melihat daya dukung budidaya udang skala besar. Daya dukung tersebut mulai dari tata ruang, ketersediaan lahan, air, tenaga kerja, pemahaman teknologi bagi SDM lokal. Hingga aspek pemasaran, dan kebijakan yang mendukung.

“Berbagai daya dukung tersebut perlu dikaji dengan serius dan mendalam. Jangan sampai tidak dikaji komprehensif kemudian menjadi proyek asal jadi untuk memenuhi target,” ujar pemilik sejumlah tambak udang di Flores .

Dia menegaskan, tidak sedikit program pengembangan udang akhirnya gagal dan mangkrak. Hal itu disebabkan kajian yang kurang lengkap dan tidak dilakukan oleh praktisi yang memahami secara detil.

Baca juga: Praktisi Pertanyakan Daya Dukung Investasi Tambak Udang di Sumba Timur

“Kalau sudah ada kajiannya, ayo dibahas secara komprehensif agar bisa diketahui apa saja yang masih kurang. Kita perlu mendorong adanya investasi udang di NTT, tapi harus dilakukan dengan benar,” kata jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Selain di Sumbawa, NTB, KKP juga tengah mendorong tambak udang modern dengan investasi sekitar Rp 3 triliun di Desa Palakahembi, Sumba Timur. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi kawasan tersebut pada Minggu, 22 Januari 2023.

Rencana pembangunan tambak udang modern di wilayah tersebut untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu menghadirkan distribusi ekonomi di wilayah timur Indonesia.

“Tenaga kerja yang dibutuhkan bisa mencapai 5 ribu orang. Untuk tenaga kerja, mutlak dan harus mengutamakan tenaga kerja lokal,” ujarnya Trenggono saat itu. [K-02]

Tags: #Investasi#KementerianKelautandanPerikanan#NTT#Sumbatimur#Sumbawa#Tambakudang#Udang
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

by Tim Redaksi
30 Mei 2024
0

Ekspor rumput laut NTT ini memang minim sejak ekspor perdana pada 2019 lalu sebesar 25 ton Alkali Treated Cottonii (ATC)...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati