• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Lagi, Kasus Pembuangan Bayi Terjadi di Kota Kupang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lagi, Kasus Pembuangan Bayi Terjadi di Kota Kupang
0
SHARES
230
VIEWS

Kupang – Kasus pembuangan bayi di Kota Kupang kembali terjadi yang mana ditemukan warga di Jalan Mahoni, Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, tepat di sebelah Toko Bahagia.

Bayi perempuan yang lahir prematur itu ditemukan dalam keadaan bernyawa oleh warga, Senin 6 November 2023, sekitar pukul 00.30 WITA.

BacaJuga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

15 Agustus 2026
Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Jemy O. Noke, SH dalam keterangannya Rabu, 8 November 2023, membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga: Sudah Dua Kasus Buang Bayi di Sikumana 

“Kami tengah mendalami lagi kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi,” tukasnya.

Laporan polisi pun telah dibuat di Polsek Kelapa Lima dengan nomor LP/B/231/XI/2023/Polsek Kelapa Lima, tertanggal 6 November 2023.

Warga yang menemukan pertama kali bayi ini adalah Paulus Pake yang berada di dealer mobil DFSK yang terletak di sekitar Kelurahan Oeba.

Baca juga : Seorang Bayi di Kota Kupang Ditemukan Warga Dalam Kardus

Paulus mendapati bayi yang berada dalam tas belanja McDonald’s dan terbungkus kain Bali itu berawal dari suara tangis yang didengarnya tengah malam itu.

Paulus yang terkejut pun dengan panik mengabarkannya ke warga lain yang tinggal di kos-kosan sekitar. Iren Koen dan Beni Koen yang adalah warga setempat kemudian datang dan menggendong bayi yang mereka temukan.

Iren lalu kembali ke kos dan membangunkan Efrin Koen. Keduanya kemudian dengan sepeda motor membawa bayi tersebut dan melaporkannya ke Polsek Kelapa Lima.

Baca juga : NTT Yang Miskin Selama 8 Gubernur Berganti

Bayi ini telah ditangani secara medis oleh Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang. Hasil pemeriksaan awal diketahui bayi itu lahir prematur dengan panjang 47 centimeter dan berat badan 2,8 kilogram.

Sebelumnya beberapa kasus pembuangan bayi juga terjadi di Kota Kupang. Pada Maret 2023 lalu, DT yang adalah seorang perempuan berusia 20 tahun ditahan pihak Polsek Maulafa pasca membuang bayi perempuannya yang baru saja lahir.

Baca juga : Kehidupan Anak Pekerja Migran Yang Terabaikan

Bayi itu meninggal dan DT menguburkannya di belakang rumah dari salah satu tetangganya di Kelurahan Sikumana. DT merupakan perempuan yang menempati sebuah kios yang menjual kue ulang tahun. Namun beberapa saat kemudian aksinya diketahui oleh warga setempat.

Pada Agustus lalu pun Polsek Maulafa menangkap YES, seorang asisten rumah tangga (ART) berusia 23 tahun yang membuang bayinya ke tumpukan sampah. Bayi laki-laki itu dibuangnya dalam kardus yang dibungkus dengan kantong kresek dan baju. ****

Tags: #bayidibuang#KasusbuangbayiKotaKupang#PolresMaulafa#WargaKupangtemukanbayi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

by Rita Hasugian
15 Agustus 2026
0

“Kami ndak beli bahan makanan. Hasil ladang ini cukup untuk setahun,” kata Suwandang (51). Akhir Juni lalu, rumahnya ramai. Warga...

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati