• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Maurice Blackburn Tidak Transparan, Korban Montara Mengadu ke Polda NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ajukan Somasi Ketiga, Maurice Blackburn Diduga Ulur Waktu dan Ingkar Janji

Ilustrasi salah satu kantor Maurice Blackburn.

0
SHARES
354
VIEWS

Kupang – Maurice Blackburn Lawyers diminta lebih transparan dan obyektif dalam penyaluran dana kompensasi pencemaran Laut Timor pada tahun 2009 lalu. Lembaga yang diberi wewenang oleh Pengadilan Federal Australia dalam kasus Montara itu dikabarkan telah dilaporkan ke Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT).

Hal itu disinggung oleh Frans Dj Tulung selaku Kuasa hukum Ferdi Tanoni dari Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) dalam suratnya kepada pimpinan Maurice Blackburn Lawyers pada Kamis (5/4/2024). Dalam surat tersebut, Frans menyampaikan sejumlah hal terkait, seperti transparansi dana, kriteria dan perbedaan pembayaran yang berkisar antara Rp 3.000 hingga Rp 32.000 per kilogram (kg).

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

“Apakah penentuan harga ganti rugi tersebut sesuai dengan putusan Pengadilan Federal Australia? Ini perlu dijelaskan dan jangan sampai menimbulkan keresahan,” tegas Frans.

Baca : Ajukan Somasi Ketiga, Maurice Blackburn Diduga Ulur Waktu dan Ingkar Janji

Dikatakan, pihaknya juga mendengar bahwa ada korban dari Kupang Barat yang sudah melaporkan ketidakjelasan tersebut ke Polda NTT. Kliennya, Ferdi Tanoni, juga sudah dimintai keterangan berkaitan dengan pengaduan dari masyarakat tersebut.

“Dengan adanya masalah ini, pihak kami juga telah dimintai keterangan oleh kepolisian untuk mendapatkan klarifikasi dan menegaskan bahwa kami sudah berjuang sejak awal tragedi pencemaran di Laut Timor tersebut,” tegasnya.

Baca : Gugatan Kerusakan Lingkungan Laut Timor Terus Disiapkan

Pada Oktober 2023 lalu, Frans sudah mensinyalir bahwa pihak Maurice Blackburn di Sydney-Australia dinilai tidak jujur dalam menyalurkan dana kompensasi ganti rugi kepada nelayan dan pembudidaya rumput laut di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao. Hal itu karena sejak penetapan pengedailan hingga Oktober 2023, tidak ada aktivitas atau tanda-tanda untuk penyaluran dana kompensasi.

Baca : Ancaman Terus Meningkat, Satgas Rabies BNPB Belum Efektif

“Kenapa saya sebut Maurice Blackburn tidak jujur? Seharusnya Maurice Blacburn meyampaikan kepada para petani rumput laut, berapa nilai dana kompensasi itu termasuk bunganya. Setelah kita ribut di media baru Maurice Blackburn berikan informasi soal bunga bank itu,” tandas Frans pada Oktober lalu.

Bahkan, Frans menilai Maurice Blackburn secara sadar dan sengaja berpolemik dengan mendiskreditkan peran klien-nya (Ketua YPTB Ferdi Tanoni) dalam memperjuangan ganti rugi atas pencemaran di Laut Timor dari ladang minyak Montara.

Dalam laman resminya, Maurice Blackburn berharap dapat segera melakukan pembayaran ke 81 desa dan pembayaran akan terus dilanjutkan secara progresif hingga tahun 2024. Maurice Blackburn akan melaporkan ke Pengadilan Federal ketika semua pembayaran dilakukan. [Anto]

Tags: #Maurice BlackburnLaut TimorMontaraYPTB
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati