• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Menteri Agama Sebut Pesparani Nasional Rayakan Moderasi Agama

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kemeriahan Pembukaan Pesparani Nasional, bertempat di Stadion Oepoi Kupang, NTT (Ruth-KatongNTT)

Kemeriahan Pembukaan Pesparani Nasional, bertempat di Stadion Oepoi Kupang, NTT (Ruth-KatongNTT)

0
SHARES
124
VIEWS

Kupang – Balon putih dan kuning dilepaskan bersama empat ekor merpati tepat pukul 20.41 WITA. Tepukan tangan dan suara petasan bergemuruh malam itu di Stadion Oepoi. Menandakan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Nasional II yang dihelat di Kupang, NTT resmi dibuka.

Misa Ekaristi diselenggarakan sebelum acara seremonial pembukaan Pesparani Nasional 2022.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Acara dilanjutkan dengan tarian kolosal Patanjanggung asal Sumba Timur. Dibawakan oleh 10.000 penari dengan kostum biru. Para penari adalah siswa SMA/SMK, guru, serta pegawai dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kupang.

Baca Juga: Menembus Sekat Beragama pada Pesparani di NTT

Dilanjutkan dengan tarian dengan formasi burung. Yang disebut melambangkan Roh Kudus. Para penari adalah murid SMPK St. Yoseph Kupang dan Mahasiswa dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan parade kontingen dari 34 Provinsi di Indonesia.

Tiap perwakilan provinsi muncul dengan pakaian adatnya, diiringi lagu daerahnya masing-masing. Mengumpan teriakan dan mengajak para penonton yang hadir untuk bergoyang bersama.

Kontingen dari Papua Barat hadir dengan peserta terbanyak, yaitu 254 peserta. Sedangkan dengan perwakilan paling sedikit adalah dari Aceh, yaitu enam orang.

Kontingen dari Aceh, dalam parade di seremonial pembukaan Pesparani Nasional II di Kupang (Ruth-KatongNTT)

Pada kegiatan Lomba Paduan Suara ini pun, tak hanya melibatkan umat Katolik di Indonesia, namun ada keterlibatan organisasi dari berbagai lintas agama dalam kepanitiaan.

Kiai Haji Jamal Ahmad yang ditunjuk pada 24 April 2019 lalu untuk menjadi Ketua Umum Pesparani II di Kupang mengatakan, ia sempat ragu ketika diberi tugas ini. Karena ia yang adalah seorang Muslim ditunjuk memimpin kegiatan umat Katolik bertaraf nasional ini.

“Akan tetapi, respons yang sangat bersahabat dan penuh hormat dari seluruh rombongan umat Katolik membuat saya dikuatkan untuk menerima tanggung jawab ini,” ujar mantan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) NTT ini.

Baca Juga: Kontingen Kota Kupang Juara Umum Pesparani NTT 2022

Untuk itu ia menyebut, Pesparani Nasional II bukan sekadar ajang menyanyi, namun menjadi sarana untuk memperkuat dan membangun kebersamaan umat. Menjadi inspirasi nilai-nilai kebangsaan dan nilai kebhinekaan bagi Indonesia.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya secara daring menyebut, melalui Pesparani, kiranya mampu merayakan makna toleransi dan moderasi beragama untuk terus mewujudkan toleransi, kesetaraan, dan kerja sama. Sebagai tiga dimensi yang membentuk kerukunan umat beragama.

“Perhelatan Pesparani II menjadi media kolaborasi antar berbagai agama, tokoh agama, tokoh masyarakat sehingga menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah terus meningkatnya berbagai kelompok intoleran.” ujar Yaqut. *****

Tags: #Kotakupang#MenteriAgama#NU#Oepoi#PembukaanPesparani#pesparaninasional#PesparaniNasionalNTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati