• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Momen Bersama, Gereja HKBP dan Masjid Al Muttaqin Rayakan Ibadah Berdampingan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gereja HKBP Kota Kupang dan Masjid Al Muttaqin yang berdampingan di wilayah Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

Gereja HKBP Kota Kupang dan Masjid Al Muttaqin yang berdampingan di wilayah Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT.com)

0
SHARES
234
VIEWS

Kupang – Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kota Kupang dan Masjid Al Muttaqin yang berdiri berdampingan mempertahankan kerukunan bersama.

Toleransi yang dipupuk kedua tempat ibadah sejak lama ini ditunjukkan saat Paskah dan bulan Ramadan ini.

BacaJuga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025
Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

23 Mei 2025

Gereja HKBP Kota Kupang melaksanakan ibadah Jumat Agung dan Masjid Al Muttaqin menggelar Shalat Jumat, 7 April 2023 ini.

Kedua tempat ibadah yang berada di RT 29 RW 13 Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang ini bahkan membagi tempat parkir untuk digunakan bersama.

Nantinya umat kedua dari kedua agama ini pun akan saling mengatur parkiran dan menjaga keamanan agar ibadah yang dijalankan berlangsung dengan baik.

Komunikasi antar kedua umat juga selalu dijaga terlebih saat perayaan keagamaan seperti yang dilakukan pada saat itu.

Baca Juga: Warga Fatufeto Tempatkan Replika Salib Yesus dan Bedug Ramadan di Satu Lokasi

Ketua Yayasan Al Mutaqin Kota Kupang, Muhammad Marhaban, mengaku setiap memasuki bulan keagamaan seperti ini maka kedua pihak akan bertemu dan mencari solusi terbaik.

“Kita selalu berkoordinasi dengan gereja untuk mengamankan parkiran. Gereja menggunakan parkiran masjid. Masjid menggunakan parkiran gereja.

Itu sudah terjadi beberapa tahun dan itu kita sudah saling memahami. Kerukunan yang ada di tempat ini luar biasa,” jelas dia.

Menurut mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Alor ini dengan berdampingnya gereja dan masjid tersebut justru semakin mempererat umat kedua agama.

Kedua umat selama ini juga selalu solid menjaga kerukunan dan ibadah masing-masing.

“Ini juga menjadi ikon untuk kerukunan beragama di Kota Kupang,” tambah dia.

Sejak awal berdirinya gereja dan masjid ini juga komunikasi dan silaturahmi keduanya sudah terjalin baik.

Keduanya juga mensiasati agar suara-suara yang ditimbulkan saat ibadah baik itu di masjid atau gereja dapat ditolerir dan tidak menggangu.

“Kita saling memahami. Misalnya gereja masuk jam 9 pagi terus setelah selesai kita masuk Shalat Jumat, nantikan sudah tidak ada suara lagi. Usai Shalat Jumat pun kegiatan gereja juga bisa digelar dan tidak saling mengganggu,” lanjut dia.

Ia menerangkan volume pengeras suara yang keluar masjid hanya digunakan untuk saat adzan saja.

Setelahnya pihaknya akan menggunakan pengeras suara dalam masjid saja.

“Sehingga tidak menggangu teman-teman di gereja. Sama juga saat dari gereja biasanya menyanyi kita pun tidak dengar di dalam masjid,” tukas Marhaban lagi.

Baca Juga: Toleransi di NTT, Pemuda Gereja Jaga Keamanan Saat Umat Muslim Salat Tarawih di Kota Kupang

Selain komunikasi langsung untuk memikirkan solusi bersama, di antara kedua tempat ibadah ini pun sudah dibangun tembok penghalang.

Namun demikian selebihnya aktivitas keagamaan di kedua tempat ibadah ini tidak menjadi masalah berarti bagi umat masing-masing.

“Karena kita sudah sering saling membangun komunikasi selama ini. Itu yang terpenting,” ungkapnya. (Putra Bali Mula)

Tags: #Gereja#gerejadanmasjidberdampingan#Kupang#masjid#NusaToleransiTinggi#Toleransi#ToleransiBeragama
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Kampung adat Ratenggaro di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Dok.Antara)

Bukan Hanya Soal Dipalak: Belajar dari Ribut-ribut Jajago di Sumba

by PriyaHusada
23 Mei 2025
0

Ketika video viral tentang wisatawan merasa dipalak di Ratenggaro bikin geger, NTT dihadapkan lagi pada pertanyaan lama: Apakah kita sudah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati